Puluhan Guru di Ogan Ilir Dapat Tugas Kepala UPT, Ini Pesan Wabup Ardani

Wabup OI H Ardani, SH., MH., memberikan selamat kepada Kepala UPT tingkat SD dan SMP baru/sriwijayamedia.com-hdn

sriwijayamedia.com – Sebanyak 37 guru di Kabupaten Ogan Ilir (OI) mendapat penugasan baru sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Satuan Pendidikan jenjang SD dan SMP.

Surat Keputusan (SK) penugasan tersebut diserahkan Wakil Bupati (Wabup) OI H Ardani, SH., MH., dalam acara yang berlangsung di Pendopoan Kantor Pelayanan Terpadu (KPT) Tanjung Senai.

Bacaan Lainnya

Penyerahan SK tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI memperkuat kepemimpinan di satuan pendidikan sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Puluhan guru ini dinyatakan lolos proses verifikasi untuk mengisi posisi kepala sekolah. Seleksi dilakukan melalui mekanisme reguler dan nonreguler dengan mempertimbangkan sejumlah persyaratan.

Di antaranya kualifikasi pendidikan, sertifikat pendidik, kepangkatan, penilaian kinerja hingga pengalaman manajerial.

Penugasan tersebut mengacu pada Permendikdasmen No 7/2025 Pasal 31 ayat (1) dan (2), yang mengatur kewenangan pemerintah daerah menugaskan guru ASN yang memenuhi persyaratan sebagai kepala sekolah.

Usai penyerahan SK, Wabup Ardani didampingi Asisten II dan III Setda OI serta Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) OI menyampaikan pesan khusus kepada para kepala sekolah (kasek) yang baru menerima penugasan.

Ada dua pekerjaan besar yang ditekankan, yakni meningkatkan mutu pendidikan dan menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah Ogan Ilir.

“Alhamdulillah, saya mewakili Bupati hadir dalam penyerahan SK bagi 37 Kepala UPT dari tingkat SD hingga SMP. Harapan kita bersama, satuan pendidikan di lingkungan Pemkab Ogan Ilir dapat menjadi lebih berkualitas, terjaga, dan lebih maju dibandingkan periode sebelumnya,” ujar Ardani belum lama ini.

Menurut dia, kasek memiliki posisi penting dalam menentukan arah pengelolaan satuan pendidikan.

Karena itu, para kasek baru diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mampu menghadirkan kepemimpinan yang berintegritas dan inovatif.

Ardani meminta para kasek menjalankan amanah dengan dedikasi tinggi sehingga sekolah mampu melahirkan generasi OI yang unggul dan berkarakter.

Target lainnya tidak kalah penting. Pemerintah daerah ingin memastikan anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan dasar dan menengah.

Dengan bertambahnya 37 kepala sekolah baru, Pemkab OI berharap pengelolaan sekolah semakin kuat, pemerataan akses pendidikan meningkat, dan persoalan anak yang tidak bersekolah dapat terus ditekan.

“Penugasan ini sekaligus menjadi tantangan bagi para kasek baru untuk membuktikan bahwa perubahan kepemimpinan di satuan pendidikan dapat diikuti dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat,” jelasnya. (hdn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *