sriwijayamedia.com- Ir H Novian Aswardani, ST., MM., IPM., Asean.Eng., secara resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Provinsi Sumsel periode 2026-2030, dalam Rapat Umum Daerah (RUD) ke VII Tahun 2026, di Palembang belum lama ini.
“HPJI telah berdiri 39 tahun lalu. Dari 150 anggota, kini bertumbuh menjadi lebih dari 22.000 anggota di seluruh Indonesia. Ini bukan organisasi birokrat, ini adalah rumah besar bagi para ahli, praktisi, akademisi, dan stakeholder jalan,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumsel ini.
Dia menyebut adapun visi HPJI yakni menjadi organisasi yang efektif, efisien dan mandiri untuk meningkatkan profesionalisme anggota dalam mewujudkan terbangunnya infrastruktur jalan yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.
Sejalan dengan visi tersebut, ia menyampaikan komitmennya yakni pertama penguatan kompetensi dan profesionalisme melalui sertifikasi, pelatihan berkelanjutan, dan budaya menulis serta mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) jalan Sumsel yang adaptif terhadap teknologi BIM, teknologi material ramah lingkungan, dan inovasi pembiayaan kreatif.
Kedua, HPJI sebagai wahana kolaborasi, dan HPJI Sumsel harus menjadi jembatan komunikasi, informasi, konsultasi dan advokasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov), Kabupaten/Kota, Balai Jalan, akademisi, dan dunia usaha.
“Ketiga, kontribusi nyata untuk Sumsel. Sumsel adalah pintu gerbang konektivitas Trans Sumatera. Kita memiliki Pekerjaan Rumah (PR) besar bersama yakni menuntaskan konektivitas Tol Kayuagung – Palembang -Betung, menjaga kemantapan Jalan Lintas Timur dan Lintas Tengah, serta mendukung akses jalan ke kawasan ekonomi khusus, pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA), dan sentra pertanian,” paparnya.
Oleh karena itu, dalam kepengurusan 2025-2029 ini, pihaknya mengusung semangat “HPJI Sumsel BERKUALITAS -Bersinergi, Kompeten, Berwawasan Lingkungan”.
Dia menambahkan pihaknya akan melanjutkan program kepengurusan sebelumnya, yakni menuntaskan yang belum tuntas, dan membenahi yang masih kurang.
“Kami akan aktif memberikan masukan kepada pemerintah daerah (Pemda) dalam penyusunan kebijakan, standar mutu, dan penerapan teknologi jalan berkelanjutan. Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota, senior dan yunior, untuk bersama-sama membangkitkan kembali marwah HPJI di Bumi Sriwijaya ini,” jelasnya.
Dia mengajak semua pihak untuk membuktikan bahwa HPJI Sumsel siap menjadi katalisator pembangunan infrastruktur jalan yang berkualitas di Sumsel, untuk mendukung Asta Cita dan Indonesia Emas 2045.(ton)









