Sriwijayamedia.com– Wali Kota (Wako) Palembang Drs H Ratu Dewa, M.Si., menerima penghargaan sebagai Tokoh Pengayom Nahdlatul Ulama (NU) Kota Palembang, dalam Resepsi Satu Abad NU dan Penganugerahan NU Sumsel Award, digelar di Gedung Graha Bandara Insani Talang Jambe, Minggu (16/2/2026).
Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam memperkuat sinergi bersama NU, khususnya dalam pembangunan kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlakul karimah.
Wako Ratu Dewa menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya resepsi satu abad NU yang dinilai sebagai momentum bersejarah bagi perjalanan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
“Selama seratus tahun, NY telah membuktikan perannya sebagai penjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah, penguat persatuan umat, serta pilar penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Dewa.
Menurut Ratu Dewa, NU tidak hanya berdakwah melalui lisan, tetapi juga melalui keteladanan, pendidikan, gerakan sosial, serta pengabdian nyata kepada bangsa dan negara.
Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Palembang, Ratu Dewa menyampaikan ucapan selamat satu abad NU.
Dia berharap NU senantiasa istiqomah, semakin kuat, dan terus menjadi rahmat bagi umat.
Terkait penghargaan yang diterimanya, Ratu Dewa menegaskan bahwa anugerah tersebut bukan semata bentuk apresiasi, melainkan amanah besar yang harus dijaga.
“Penghargaan ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus hadir, berkhidmat, dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi umat dan masyarakat,” terangnya.
Dewa juga menekankan pentingnya kolaborasi antara umara dan ulama dalam membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.
Pemkot Palembang, kata Dewa, berkomitmen terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari ikhtiar membangun masyarakat religius dan berakhlak mulia.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui sejumlah program. Diantaranya, insentif bagi marbot masjid, pemberian jaminan sosial kepada ustadz dan ustadzah, bantuan hibah rumah ibadah, serta insentif bagi da’i dan da’iyah.
“Kami akan terus membuka ruang kerja sama dengan NU dan seluruh elemen umat demi terciptanya Palembang yang sejahtera, berkeadilan, dan berkemajuan,” tegas Dewa.
Resepsi Satu Abad NU tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pengurus NU Sumsel, tokoh agama, serta unsur Forkopimda dan masyarakat.
Momentum ini sekaligus menjadi penguatan komitmen bersama dalam merawat nilai-nilai keislaman yang moderat, menjaga persatuan, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kota Palembang. (wan)










