sriwijayamedia.com- Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia (GPPMI) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Banten dan Polres Kabupaten Tangerang atas respons cepat serta penanganan profesional terkait dinamika yang terjadi di rumah ibadah Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Kabupaten Tangerang.
Koordinator Nasional GPPMI Jonatan Panjaitan menggarisbawahi pentingnya peran aparat penegak hukum dalam menjaga ketertiban umum, melindungi kebebasan beragama, serta memastikan situasi kemasyarakatan tetap kondusif dan harmonis.
”Langkah sigap Polda Banten beserta jajarannya dalam merespons kejadian di GKPI Kabupaten Tangerang merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Tindakan preventif dan persuasif yang diambil aparat terbukti mampu mendinginkan suasana dan mencegah potensi konflik yang lebih luas,” tegas Jonatan Panjaitan, Senin (21/9/2026).
GPPMI juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.
GPPMI mendorong penyelesaian setiap persoalan melalui jalur dialog, kekeluargaan, serta pemenuhan ketentuan hukum yang berlaku demi menjaga kerukunan antarumat beragama.
”Kami mengajak seluruh tokoh masyarakat, pemuda, dan elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga kebhinekaan. Jangan biarkan ruang publik diisi oleh narasi-narasi provokatif. Kita percayakan sepenuhnya penanganan teknis dan hukum kepada pihak kepolisian,” terangnya.
GPPMI berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung langkah-langkah Polri dalam menciptakan rasa aman serta menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di Provinsi Banten.(santi)









