500 Pelajar se Jabodetabek Antusias Ikuti Ragamuda 2026

Beberapa narasumber, seperti Inayah Wulandari Wahid (seniman dan aktivis sosial), Js ‎Kristan (pendidik dan pemerhati kehidupan sosial), dan Maman Suherman (penulis, ‎jurnalis, dan pemerhati isu sosial) dihadirkan dalam kegiatan Ragamuda 2026/sriwijayamedia.com-santi

sriwijayamedia.com- Sekitar 500 pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Jabodetabek serta komunitas antusias mengikuti kegiatan Ragamuda 2026, diinisiasi 3 sekolah swasta di Jakarta maupun luar Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Adapun tema kegiatan Ragamuda 2026 kali, ini “Gelora Persatuan ‎Generasi Muda” dengan melibatkan sekolah-sekolah kolaborator, yakni SMA Al-Izhar Pondok Labu, SMA Kolese Kanisius, serta SMAK Pangudi Luhur Brawijaya.

Bacaan Lainnya

Diketahui, SMA dari luar Jakarta yang ikut andil dalam kegiatan Ragamuda 2026 seperti SMA De Britto, SMA Michael, PIKA, Al-Mizan Majalengka, dan SMAK Borong NTT.
‎
‎Ketua Umum (Ketum) Ragamuda 2026 dari SMA Kolese Kanisius Jonathan Soetaputra menjelaskan Ragamuda 2026 digelar selama dua hari berturut-turut, mulai Sabtu 22 Agustus 2026 dan Minggu 23 Agustus 2026, diikuti sekitar 500 peserta dari 53 sekolah.

“Penyelenggaraan Ragamuda 2026 dilandasi oleh perkembangan situasi sosial politik (sospol) dan toleransi serta persatuan di tanah air yang merupakan aset penting bagi bangsa Indonesia,” tutur Jonas, disela-sela kegiatan Ragamuda, di SMA Kolase Kanisius, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat.

Menurut Jonas, generasi muda mempunyai peran penting untuk menjadi pemersatu bangsa, khususnya menuju Indonesia Emas 2045.

Bahkan dipundak generasi muda pula memikul tanggung jawab untuk mempersatukan bangsa dan memajukan kehidupan bangsa.

‎”Jadi tugas bagi generasi muda adalah mendorong kesadaran akan persaudaraan dan kesatuan yang ada pada bangsa ini,” imbuh Jonas.

Setali tiga uang, Ketua Ragamuda dari SMA Al-Izhar Pondok Labu Eileen Sarah Kinanti menambahkan kegiatan Ragamuda diinisiasi oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Al-Izhar Pondok Labu dan Presidium SMA Kolese Kanisius sejak tahun 2017 dengan tema “Plural-is-Me”.

Seiring berjalannya waktu, kegiatan Ragamuda menjadi kegiatan rutin untuk menguatkan suara pemuda dalam persatuan dan kebhinekaan.

“Tema ini dipilih untuk menekankan pentingnya semangat kebersamaan di kalangan generasi muda untuk menghadapi berbagai tantangan,” paparnya.

Dia menyebut rangkaian Ragamuda tahun ini sedikit berbeda ‎dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara istimewa, kegiatan ini juga menjadi salah ‎satu rangkaian Canisius College Centennial dalam merayakan 100 tahun karya pendidikan di SMA Kolese Kanisius.

Di hari pertama, kegiatan Ragamuda 2026 fokus pada acara talkshow yang menghadirkan beberapa narasumber, seperti Inayah Wulandari Wahid (seniman dan aktivis sosial), Js ‎Kristan (pendidik dan pemerhati kehidupan sosial), dan Maman Suherman (penulis, ‎jurnalis, dan pemerhati isu sosial).

‎”Ragamuda sudah dilaksanakan sejak 2017 dengan mengundang sekolah yang memiliki latar belakang berbeda, baik dari sudut pendidikan agama maupun lainnya dengan tujuan untuk memperkuat tolerasi dan saling mengenal antar siswa dari sekolah-sekolah lainnya sehingga terbangun kekompakan,” aku Ailin, usai mengikuti acara talkshow di SMA Kolese Kanisius, Sabtu (22/8/2026).(santi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *