sriwijayamedia.com- Ketua PBNU Savic Ali menyampaikan kritik keras terhadap arah kebijakan pemerintah saat ini yang dianggap terlalu terpusat pada kekuasaan (sentralistik).
Menurut dia, banyak keputusan pemerintah yang justru menjauh dari kepentingan rakyat bawah dan lebih mengutamakan kelompok elit atau pemilik modal.
Savic menilai bahwa pola pembangunan saat ini cenderung meminggirkan warga lokal demi proyek-proyek besar yang sering kali abai terhadap dampak lingkungan dan sosial.
Ia menyayangkan sikap pemerintah yang seolah menarik semua kendali ke pusat, sehingga suara dan kebutuhan masyarakat di daerah sering kali tidak terdengar.
Melalui kritik ini, Savic menekankan pentingnya mengembalikan fungsi negara sebagai pelindung rakyat kecil dan penegak keadilan, bukan sekadar pelayan kepentingan investasi.
“Fungsi negara sebagai pelindung rakyat kecil dan penegak keadilan, bukan sekadar pelayan kepentingan investasi,” tegas Savic di Batang, Jawa Tengah, terangnya, Selasa (14/4/2026).(santi)









