Eks Plaza Lematang Disulap Jadi MPP, PTBA Segera Serahkan ke Pemkab Lahat

Wabup Lahat Widya Ningsih, bersama kepala OPD secara langsung meninjau kesiapan fasilitas untuk Gedung MPP, Kamis (26/2/2026)/sriwijayamedia.com-nita

Sriwijayamedia.com – Gedung eks Plaza Lematang di Kabupaten Lahat yang sebelumnya tak terawat direncanakan bakal disulap menjadi Mall Pelayanan Publik (MPP). Bahkan aset tersebut siap diserahkan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat.

Proses peninjauan akhir dan persiapan teknis serah terima tengah dilakukan dari PT Bukit Asam (PTBA), Tbk., kepada Pemkab Lahat.

Bacaan Lainnya

Selain gedung MPP, kawasan Tepian Ayek Lematang yang berada di sekitar lokasi juga telah ditata menjadi ruang terbuka publik lengkap dengan jogging track dan taman.

Wakil Bupati (Wabup) Lahat Widya Ningsih, secara langsung meninjau kesiapan fasilitas bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diantaranya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Koperasi dan UMKM.

Wabup Widia mengatakan, kehadiran MPP diharapkan dapat mempermudah akses layanan bagi masyarakat karena berbagai layanan administrasi akan terpusat dalam satu gedung.

“Dengan MPP ini, masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah tempat untuk mengurus administrasi. Seluruh layanan akan terintegrasi dalam satu lokasi,” ujar Wabup, Kamis (26/2/2026).

Gedung tersebut direncanakan menampung 23 instansi layanan publik, termasuk menyediakan ruang bagi gerai Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Kerja Sama PT BA Mustafa Kamal menyampaikan bahwa pembangunan dan renovasi kawasan dilakukan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan anggaran sekitar Rp24,5 miliar dan waktu pengerjaan kurang lebih delapan bulan.

“Target serah terima direncanakan pada April,” janjinya.

Selain renovasi gedung, penataan juga dilakukan pada area tepian Sungai Lematang yang sebelumnya dipenuhi semak belukar.

Kawasan tersebut dibersihkan dan ditata menjadi taman publik dengan fasilitas jogging track.

Penataan kawasan tepian sungai itu mulai dilakukan pada 2024 saat kepemimpinan Penjabat (Pj) Bupati Lahat Muhammad Farid, melalui kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, dan komunitas.

Kini, Tepian Ayek Lematang menjadi salah satu ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk rekreasi dan olahraga, sekaligus mendukung pengembangan wajah kota di Kabupaten Lahat yang dikenal dengan julukan Negeri 1.001 Megalit.

Pemkab Lahat berharap keberadaan MPP dan kawasan tepian sungai yang telah ditata tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat. (Nita)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *