Kepala Disperkim Sumsel Klaim Semua Program Kerja Tahun 2025 Berjalan Baik

Kepala Disperkim Provinsi Sumsel Ir H Novian Aswardani, ST., MM., IPM., Asean.Eng/sriwijayamedia.com-ton

Sriwijayamedia.com- Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumsel Ir H Novian Aswardani, ST., MM., IPM., Asean.Eng., mengklaim semua program kerja Disperkim Provinsi Sumsel tahun 2025 secara makro berjalan secara baik.

Hal itu disampaikannya saat dibincangi diruang kerjanya, Selasa (30/12/2025).

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah seluruh bidang yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Disperkim Provinsi Sumsel dalam mendukung pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gubernur Sumsel dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel yakni Dr H Herman Deru, dan H Cik Ujang di tahun 2025 sudah berjalan dengan baik,” aku Kepala Disperkim Provinsi Sumsel Ir H Novian Aswardani, ST., MM., IPM., Asean.Eng.

Pun untuk hambatan-hambatan terhadap pelaksanaan program di lapangan, menjadi catatan dan evaluasi pembenahan di tahun 2026 mendatang.

Menurut dia, program utama di bidang perumahan yakni perumahan serta permukiman ialah memperbaiki Perumahan Sarana Umum (PSU), permukiman-permukiman kumuh menjadi permukiman yang layak serta sehat.

Program tersebut bukan saja berjalan di Kota Palembang, Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), Lahat, Ogan Ilir (OI),  namun diseluruh kabupaten/kota di Sumsel. Termasuk penguatan penyediaan air bersih dan sanitasi di beberapa kabupaten/kota juga diklaim sudah berjalan dengan baik.

Selain itu, fungsi Unit Pelaksana Teknis Dilapangan (UPTD) yang ada Disperkim Provinsi Sumsel melalui UPTD Pusat Informasi Pengembangan Permukiman Bangunan (PIP2B) dan Jasa Konstruksi (Jakon) dengan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang melayani pemeriksaan kondisi bangunan, atau inspeksi gedung, gedung-gedung, pelayanan untuk pelatihan serta sertifikasi bagi tenaga-tenaga kerja konstruksi juga berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah semua capaian kinerja sudah 100 persen, tinggal beberapa penguatan-penguatan sehingga tupoksi di Disperkim Provinsi Sumsel ini akan lebih dioptimalkan lagi,” ungkapnya.

Dia mengaku banyak program berdampak langsung ke masyarakat, seperti perbaikan jalan permukiman, penyediaan air bersih beberapa kabupaten/kota. Termasuk sanitasi, penyediaan WC/kloset yang sehat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) juga berjalan dengan baik.

Dia berharap mudah-mudahan program diatas dapat berjalan secara continue, sehingga memperkecil kawasan kumuh yang ada di Sumsel.

Ditahun 2026, pihaknya akan menjalankan program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) RI.

Rencananya Sumsel mendapatkan 1.500 unit rumah dan tersebar di 17 kabupaten/kota di Sumsel.

“Semiga ditahun 2026 dapat terealisasi baik sehingga hunian yang kurang layak menjadi layak,” imbuhnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *