Ketua Dekranasda Pangkal Pinang Sambangi Kriya Sriwijaya Sumsel

IMG_20201126_170238

Palembang, Sriwijaya Media-Ketua Dekranasda Kota Pangkal Pinang Monica Haprinda Maulan Aklil berkunjung ke Kriya Sriwijaya, Jalan Kampus Palembang, Kamis (26/11/2020).

Kunjungan ini disambut Ketua Dekranasda Sumsel Feby Deru melalui Kepala Dinas Perindustrian Sumsel Ernila Rizar, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel, Musiawati serta lainnya.

Bacaan Lainnya

Ketua Dekranasda Kota Pangkal Pinang, Monica Haprinda Maulan Aklik mengatakan, pihaknya sengaja datang ke Kriya Sriwijaya karena sekitar 50 persen kerajinan Pangkal Pinang sama dengan kerajinan di Provinsi Sumsel. Apalagi memang sebelumnya Pangkal Pinang tergabung dalam Sumsel Babel.

“Saya harap Kriya Sriwijaya bisa menginspirasi pembelajaran bagi kami. Diharap kedepannya bisa lebih maju lagi membangun Dekranasda Pangkal Pinang,” terang Monica.

Menurut dia, Pangkal Pinang merupakan kota kecil yang belum banyak memiliki SDM pengrajin.

Kendatipun ada pengrajin, namun karya yang dihasilkan belum siap. Untuk itu, melalui kunjungan ini diharap dapat mengetahui formula memajukan Dekranasda Kota Pangkal Pinang.

“Saya sebagai penikmat fashion, pengunjung bangga dengan kerajinan Kriya Sriwijaya. Saya berharap Bangka Belitung bisa menyamai karya-karya Sumsel,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Sumsel, Ernila Rizar menambahkan pihaknya merasa sangat bangga karena Ketua Dekranasda Pangkal Pinang berkunjung ke Kriya Sriwijaya.

“Saya harapkan produk disini lebih memasyarakat lagi sehingga mengangkat pelaku UMKM di Sumsel. Alhamdulillah mereka sangat takjub melihat produk disini” tuturnya.

Ditempat yang sama, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel Musiawati, menambahkan pihaknya sangat senang atas kedatangan Ketua Dekranasda Pangkal Pinang ke Kriya Sriwijaya untuk melihat berbagai macam produk unggulan dari 17 kabupaten kota di Sumsel.

“Kami harap kunjungan ke Kriya Sriwijaya ini dapat menambah ilmu. Kriya Sriwijaya adalah pusat promosi dan edukasi, bisa tukar informasi, dan belajar tentang budaya dan wisata,” jelasnya. (Ocha)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *