‎KPBI Gelar Kongres III di Jakarta

‎Ketum KPBI Ilhamsyah,  menyampaikan sambutannya/sriwijayamedia.com-santi

sriwijayamedia.com- Sejumlah tokoh nasional menghadiri perhelatan pembukaan Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) yang dilaksanakan di hotel Acacia, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026) pagi.

Nampak dijajaran tamu undangan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Ketua Umum (Ketum) DPP KSPSI sekaligus Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.

Bacaan Lainnya

‎Kongres III KPBI yang mengambil tema “Menangkan Politik Kelas Pekerja & Banagun Kemandirian Ekonomi” ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat arah perjuangan buruh Indonesia ke depan dalam mewujudkan keadilan sosial dan perlindungan tenaga kerja yang lebih baik.

‎Ketum KPBI Ilhamsyah dalam pidatonya menegaskan pentingnya penguatan perlindungan hak-hak normatif buruh serta penguatan kolaborasi antara gerakan buruh, pemerintah, dan aparat negara dalam menghadapi dinamika ketenagakerjaan nasional.

‎Ilhamsyah menyoroti bahwa sebagian besar konflik perburuhan di Indonesia berakar dari pelanggaran norma ketenagakerjaan di lapangan.

‎Karena itu,  lanjut dia, apabila aturan normatif ketenagakerjaan dapat dijalankan secara konsisten, maka potensi konflik dapat ditekan secara signifikan.

‎“Sekitar 90 persen konflik perburuhan berangkat dari pelanggaran norma normatif. Karena itu pengawasan harus diperkuat agar aturan benar-benar dijalankan,” ujar Ilhamsyah.

‎Ilhamsyah menambahkan bahwa sejumlah agenda perjuangan buruh seperti penguatan regulasi perlindungan pekerja rumah tangga, jaminan ketenagakerjaan, hingga penanganan pemutusan hubungan kerja (PHK) diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah. (santi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *