sriwijayamedia.com- DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menggelar Rapat Paripurna XI Pembicaraan Tingkat I, berlangsung di ruang rapat gedung paripurna DPRD OKI, Senin (11/5/2026).
Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD OKI Farid Hadi Sasongko, A.Md.Gz., ini menitikberatkan pada pembahasan pemberian persetujuan hibah Barang Milik Daerah (BMD) kepada Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Selatan (Sumsel).
Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Wakil Bupati (Wabup) OKI Supriyanto, SH., para Wakil Ketua DPRD OKI dan anggota DPRD OKI, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI.
Agenda utama rapat paripurna ini meliputi dua poin krusial, yakni penyampaian penjelasan Bupati OKI mengenai latar belakang hibah aset daerah, serta pembentukan Tim Pembahasan Hibah BMD guna meninjau aspek regulasi dan pemanfaatannya.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD OKI Farid Hadi Sasongko, A.Md.Gz., menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dengan instansi vertikal untuk kepentingan masyarakat luas.
”Rapat hari ini merupakan langkah awal untuk mengkaji secara mendalam mekanisme hibah aset kepada Perum Bulog. Kami perlu memastikan bahwa pemberian hibah ini telah memenuhi prosedural administrasi yang tepat dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan serta pelayanan publik di Kabupaten OKI,” tutur Farid.
Sementara Wabup OKI Supriyanto, SH., menekankan bahwa hibah barang milik daerah ini bertujuan untuk mendukung kelancaran operasional Perum Bulog di wilayah Sumsel, terutama yang bersentuhan langsung dengan distribusi pangan di Kabupaten OKI.
”Pemerintah daerah berharap melalui hibah ini, koordinasi dengan Bulog semakin solid, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat OKI. Selanjutnya, Tim Pembahasan Hibah BMD yang dibentuk hari ini akan segera bekerja untuk merumuskan persetujuan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” papar Supriyanto.
Selanjutnya rapat ditutup dengan penunjukan anggota Tim Pembahasan Hibah BMD yang berasal dari berbagai fraksi di DPRD OKI.
Tujuannya ialah untuk melakukan pendalaman materi sebelum keputusan akhir diambil dalam rapat paripurna lanjutan. (jay)










