Perkuat Silaturahmi, DPD REI Sumsel dan Stakeholder Terkait Buka Puasa Bersama

Ketua DPD REI Sumsel Zewwy Salim beserta jajaran berfoto bersama Kepala Disperkim Provinsi Sumsel Ir H Novian Aswardani serta pihak terkait lainnya/sriwijayamedia.com-ton

sriwijayamedia.com- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sumsel bersama stakeholder terkait melangsungkan buka puasa bersama, bertempat di Ballroom Hotel Harper Palembang, Senin (9/3/2026).

Turut hadir didalam kegiatan ini antara lain  Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (E.Keu dan Bang) Setda Kota Palembang Ir H.K.M Isnaini Madani, MT., M.Si., IAI., Ketua DPD REI Sumsel Zewwy Salim, serta undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD REI Sumsel Zewwy Salim menegaskan buka puasa bersama dengan stakeholder terkait bertujuan memperkuat tali silaturahmi.

“Ini kegiatan rutin yang dilakukan DPD REI Sumsel dengan stakeholder terkait, para mitra perbankan, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kota,” terangnya.

Dia berharap dengan adanya buka puasa bersama ini dapat membuat atau menjadikan suatu momentum mempererat tali silaturahmi antara anggota maupun anggota dengan pengurus dengan pemerintah.

Selain buka puasa bersama, pihaknya juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Indosat HIFI dengan DPD REI Sumsel.

Menurut dia, HIFI ini adalah produk baru dari Indosat. Dimana produk ini menawarkan dari segi tarif lebih murah dari produk lain, dan produknya pun bisa digunakan secara gampang dan mudah pengaplikasian.

“Jadi anggota REI bisa dapat membeli HIFI dengan harga spesial, lebih murah daripada harga di pasaran,” paparnya.

Terkait kondisi perumahan di Provinsi Sumsel, tahun 2026 ini pihaknya menargetkan 17 rumah subsidi dan 3 rumah komersil yang sampai hari ini penyerapan sudah berjalan sesuai on the track.

“Menjajaki bulan ketiga tahun 2026, realisasi perumahan sudah mencapai diangka 3.000 lebih,” akunya.

Soal back log perumahan, setiap tahun akan terus bertambah seiring bertumbuh pertumbuhan penduduk.

Untuk mengatasi hal itu, pihaknya sudah bekerja sama dengan pemerintah dengan cara percepatan pembangunan, dengan perbankan melalui percepatan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan lain sebagainya.

“Harapan kami kepada perbankan, agar kebijakan dari perbankan mempermudah bukan mempersulit,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disperkim Provinsi Sumsel Ir H Novian Aswardani, S.T., M.M., IPM., Asean.Eng., menyampaikan apresiasinya atas capaian DPD REI Sumsel yang telah menyerap Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hingga 16.500 unit.

Dia juga meminta kepada seluruh pengembang, jika ada hambatan investasi di kabupaten/kota, agar dapat melapor ke Disperkim Sumsel.

“Kami akan memfasilitasi percepatan tersebut gu amenjaga iklim investasi perumahan di Sumsel tetap tumbuh baik,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan para pengembang untuk selalu menyelaraskan lahan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) agar investasi tetap aman.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *