sriwijayamedia.com- Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, SH., MM., bersama Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel H Cik Ujang, SH., secara resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Sumsel Tahun 2026, di Aula Serba Guna Asrama Haji Palembang, Senin sore (2/11/2026).
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Dr Darmayanti, SE., MM., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel Dr H M Alfajri Zabidi, S.Pd., M.Pd.I., MM., Kepala Disdik Provinsi Sumsel H Mondyaboni, SE., S.Kom., M.Si., M.Pd., Kepala Bidang (Kabid) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdik Sumsel Hj Ekadiani Hartini, S.Kom., M.Si., Kabid Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dr Utui Tatang Suntani, ST., MM., Kepala Disdik di 17 kabupaten/kota di Sumsel, Kepala Sekolah di 17 kabupaten/kota di Sumsel, serta tamu undangan lainnya.
Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan POPDA, mulai dari penyelenggara pendidikan, guru, pelatih hingga para pelajar dari seluruh kabupaten dan kota di Sumsel.
“Menjadi peserta POPDA tingkat provinsi merupakan sebuah pencapaian yang patut dibanggakan. Sebab, para atlet telah melewati proses seleksi secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, hingga kabupaten dan kota,” ujar Deru.
Menurut Deru, ajang olahraga pelajar ini menjadi momentum penting untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial yang dipersiapkan menuju kompetisi tingkat nasional hingga internasional.
Deru juga menyampaikan terima kasih kepada para guru dan pelatih yang telah mendampingi, membimbing, serta mempersiapkan para atlet pelajar hingga mampu tampil dalam kompetisi tingkat provinsi.
Dia berharap, melalui POPDA ini akan ditemukan atlet-atlet potensial yang dapat mewakili Sumsel pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS).
Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti pertandingan dengan sungguh-sungguh, menjaga semangat kompetisi, serta menunjukkan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama Sumsel di tingkat nasional.
Deri kembali berharap atlet-atlet yang mengikuti POPDA ini benar-benar serius dalam bertanding dan mampu meraih prestasi.
Selain atlet, Deru juga memberikan perhatian khusus kepada para juri dan wasit.
Dia mengingatkan agar seluruh perangkat pertandingan menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi kejujuran.
“Kualitas sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet, tetapi juga oleh integritas juri dan wasit dalam mengambil keputusan. Jangan sampai kegiatan ini dicederai oleh keputusan juri maupun wasit,” papatnya.
Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar menjadikan POPDA sebagai kesempatan untuk membangun sportivitas, kedisiplinan, mental juara, serta kemampuan berkompetisi secara sehat.
Dia menegaskan, para pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus memiliki keberanian, semangat, dan daya saing untuk menghadapi berbagai tantangan.
Sementara itu, Kepala Disdik Sumsel Hj Dr Mondyaboni menambahkan POPDA tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga antar pelajar, tetapi juga memiliki tujuan lebih luas, yakni memelihara persatuan dan kesatuan bangsa serta mempererat hubungan antar pelajar melalui pengenalan budaya dan semangat kebersamaan.
Menurut dia, POPDA juga menjadi wadah pembinaan sekaligus seleksi untuk menemukan atlet-atlet terbaik dari kalangan pelajar.
Atlet yang menunjukkan kemampuan dan prestasi diharapkan dapat dipersiapkan menjadi calon atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Melalui POPDA ini, kita ingin memelihara dan meningkatkan persatuan bangsa, saling mengenal budaya nasional, sekaligus menjadi ajang seleksi atlet terbaik dari kalangan junior untuk dipersiapkan menjadi calon atlet nasional dan internasional,” bebernya.
POPDA Sumsel 2026 diikuti 17 kabupaten/kota dengan jumlah 17 kontingen.
Tercatat sebanyak 1.091 atlet dan 70 ofisial ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Para atlet akan berlaga dalam sembilan cabang olahraga (cabor), di antaranya bulu tangkis, taekwondo, tinju, panjat tebing, wushu, senam, dan atletik.
Pelaksanaan pertandingan berlangsung pada 2-7 November 2026 dengan sejumlah lokasi pertandingan, yakni Asrama Haji, GOR Cempako, Lapangan Tenis Enim, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Palembang, serta Jakabaring Sport City (JSC).(ton)










