Lantik Camat Sultan Daulat dan Penanggalan, Wako HRB Tekankan Hal Ini

Wako Subulussalam HRB resmi melantik dua camat yaitu Ahmadi, SE., sebagai Camat Sultan Daulat dan Bengis Manik sebagai Camat Penanggalan, di Aula Pendopo Wako Subulussalam, Aceh, Selasa (27/10/2026)/sriwijayamedia.com-ar

sriwijayamedia.com- Wali Kota (Wako) Subulussalam H Rasyid Bancin (HRB), resmi melantik dua camat yaitu Ahmadi, SE., sebagai Camat Sultan Daulat dan Bengis Manik sebagai Camat Penanggalan.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat yang berlangsung di Aula Pendopo Wako Subulussalam, Aceh, Selasa (27/10/2026).

Bacaan Lainnya

Diketahui sebelumnya Bengis Manik mengemban tugas di Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Subulussalam, kini dipercaya mengisi posisi strategis tersebut menggantikan Camat Penanggalan terdahulu, Cari Dengan Bancin.

Selain posisi camat, rotasi juga terjadi di sejumlah Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Subulussalam.

Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Kepala BKPSDM Kota Subulussalam Rano Sartono Saran.

Dalam arahannya, Wako Subulussalam HRB memberikan instruksi tegas kepada para pejabat yang baru dilantik agar tidak terjebak dalam rutinitas administratif semata.

Ia menekankan bahwa tolok ukur keberhasilan seorang pelayan publik adalah dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Birokrasi tidak hanya sibuk dengan rutinitas administratif, melainkan harus mampu menghadirkan solusi, menyelesaikan persoalan, dan memastikan setiap kebijakan pemerintah menghasilkan perubahan yang nyata,” tegas Wako.

Secara khusus, Wako HRB mengingatkan para camat agar tidak hanya memantau wilayah dari balik meja kerja.

Ia meminta para pemimpin wilayah tersebut aktif turun ke lapangan, merangkul para kepala kampong (desa), dan mendengarkan langsung aspirasi warga guna mencegah masalah kecil berlarut-larut.

Di akhir sambutannya, HRB berpesan agar seluruh aparatur yang mendapatkan amanah baru ini senantiasa menjaga integritas dan menghindari segala bentuk penyalahgunaan jabatan.

Ia berharap perombakan ini mampu menghadirkan birokrasi yang kuat, berkinerja tinggi, dan benar-benar membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.(ar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *