Dugaan Money Politik, Caleg DPR RI Mangkir Panggilan Bawaslu Sumsel

Ketua Bawaslu Sumsel Kurniawan/sriwijayamedia.com-jay

Sriwijayamedia.com – Caleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) atas nama Hafisz Tohir mangkir dari pemanggilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumsel, yang dijadwalkan pada Senin (12/2/2024).

Pemanggilan itu atas dasar dugaan money politik yang dilakukan Hafisz Tohir pada saat acara pertandingan final voli, yang dilaksanakan di Jalan Patin Raya, Lapangan Voli Pusri Sako, Kecamatan Sako, Kota Palembang, pada Jumat, 2 Februari 2024 lalu.

Diketahui, usai pertandingan, Hafisz Tohir membagikan sembako berupa beras kepada masyarakat yang menggunakan baju bergambar Hafisz Tohir.

Tak hanya Hafisz Tohir, Bawaslu Sumsel juga melakukan pemanggilan terhadap caleg DPRD Kota Palembang Yudi Farola Bram atas dugaan kasus sama, yakni money politik.

Caleg DPR RI Hafisz Tohir didampingi caleg DPRD Kota Palembang Yudi Farola Bram saat membagikan sembako kepada masyarakat yang menggunakan baju bergambar Hafisz Tohir, di Jalan Patin Raya, Lapangan Voli Pusri Sako, Kecamatan Sako, Kota Palembang, pada Jumat, 2 Februari 2024 lalu/sriwijayamedia.com-jay

Ketua Bawaslu Sumsel Kurniawan membenarkan bahwa Hafisz Tohir mangkir dari panggilan pertama.

Pihaknya segera melayangkan panggilan kedua.

“Hari ini kami layangkan panggilan kedua terhadap caleg DPR RI atas nama Hafisz Tohir, karena berdasarkan konfirmasi yang bersangkutan sedang ada tugas di Jakarta,” kata Ketua Bawaslu Sumsel Kurniawan, Senin (12/2/2024).

Dia memastikan sebelum pelaksanaan Pileg, pihaknya tetap melakukan pemanggilan. Jika tetap mangkir, pihaknya akan lakukan pemanggilan ketiga.

Ia mengaku, pemanggilan itu bersifat klarifikasi kepada bersangkutan. Jika terbukti melakukan money politik, maka sanksi terberat adalah didiskualifikasi atau pembatalan pencalegan bersangkutan.

“Ini dugaan, maka kami perlu klarifikasi. Jika terbukti, maka akan didiskualifikasi,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan, saat pemanggilan, Hafisz Tohir tak nampak hadir. Hanya Yudi Farola Bram yang memenuhi panggilan.

Yudi hadir di Bawaslu sekitar pukul 13.30 WIB. Tak lama kemudian, sekitar pukul 13.50 WIB, Yudi masuk ke ruangan Ketua Bawaslu.

Didalam ruangan terlihat Ketua Bawaslu Sumsel Kurniawan, dan Komisioner bidang Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin Ahmad Naafi.

Sekitar pukul 14.40 WIB, Yudi Farola Bram keluar dari ruangan Ketua Bawaslu Sumsel.

Sementara itu, caleg DPRD Kota Palembang, Yudi Farola Bram, ketika dimintai keterangan menolak untuk berkomentar.

“Nanti saja, masih berproses,” singkatnya.(jay)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *