sriwijayamedia.com- Dalam rangka Hari Palang Merah Remaja (PMR) ke 76 Tahun 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumsel melaksanakan penanaman pohon dan simulasi Ayo Siaga Bencana yang berlangsung di halaman Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 13 Palembang, Sabtu (6/6/2026).
Ketua PMI Provinsi Sumsel Dr Hj Febrita Lustia Herman Deru menegaskan kegiatan ini menjadi pengingat bahwa PMR telah bertransformasi dari kegiatan ekstrakulikuler sekolah menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.
“Saya ingatkan bahwa sejarah panjang PMR lahir dari semangat kemanusiaan yang telah tumbuh sejak kongres PMI Tahun 1960. PMR bukan sekedar kegiatan ekskul saja, PMR adalah wadah pembinaan generasi muda yang menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kerukunan,” ujarnya.
Menurut dia, tugas PMR terpenting ialah membantu teman-teman yang membutuhkan pertolongan pertama jika terjadi apa-apa.
“Melalui Tri Bakti PMR, kita belajar untuk selalu siap menolong sesama, menjaga kesehatan, serta mempererat persahabatan nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Palembang Ridwan Nawawi, S.Ag., M.Si., menambahkan menjadi suatu kehormatan dimana SMAN 13 Palembang dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan PMI tingkat provinsi Sumsel.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan serta apresiasi yang diberikan kepada SMAN 13 Palembang ini,” katanya.
Dia melanjutkan memang selama ini para siswa-siswi SMAN 13 terlibat aktif dalam kegiatan PMR.
“PMR itu adalah sebuah organisasi ekstra kulikuler yang diperhitungkan, dan punya nama,” jelas Ridwan seraya menambahkan bahwa penanaman buah-buahan di lingkungan sekolah akan menambah penghijauan..(ton)










