sriwijayamedia.com- Gubernur Sumsel Dr H Herman Deru, SH., MM., menghadiri acara Harmonisasi Ramadan 1447 Hijriyah/2026 Masehi, bertempat di SMA Negeri Sumsel Jakabaring Palembang, Kamis (12/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Deru didampingi Anggota DPD RI/MPR RI) sekaligus Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva.
“Kehadiran kami disini bertujuan memberikan motivasi sekaligus mood booster bagi para pelajar SMA, SMK, Sekolah Luar Biasa (SLB) se Sumsel dalam kegiatan Harmonisasi Ramadan,” tutur Deru.
Deru menyampaikan sejumlah pesan positif kepada para pelajar agar tetap bersemangat menjalani aktivitas selama Ramadan.
“Selalu berlomba-lomba dalam kebaikan. Kita harus bisa menjadi orang baik dan menonjol. Jangan lupa selalu bersyukur atas segala nikmat Allah SWT, menjalani hidup dengan sungguh-sungguh, serta memiliki cita-cita setinggi mungkin, jangan tanggung-tanggung,” ujarnya.
Deru mengingatkan bahwa kehidupan sejatinya adalah sebuah perlombaan. Hidup tidak hanya sekadar mengalir begitu saja, karena setiap perbuatan akan dinilai, bahkan oleh semesta.
“Ketahuilah, tidak ada sesuatu pun gerak-gerik kalian yang tidak dinilai. Alam pun ikut menilai, disini saya juga menjelaskan bahwa melalui penelusuran minat dan bakat oleh para guru, potensi dan cita-cita para pelajar dapat diarahkan dengan lebih baik,” ungkapnya.
Deru melanjutkan bahwa orang-orang sukses rata-rata adalah orang baik, atau paling tidak memiliki investasi kebaikan.
‘Saya sendiri tidak pernah juara kelas dari SD hingga SMA, tetapi juga tidak pernah tidak naik kelas. Saya mungkin tidak memiliki kecerdasan akademik yang menonjol, namun bisa jadi karena memiliki investasi kebaikan, seperti selalu menghormati orang tua, terutama ibu saya. Mungkin melalui celah inilah Allah memberikan jalan hingga saya bisa menjadi bupati dan gubernur,” paparnya
Sementara itu, Anggota DPD/MPR RI dr Hj Ratu Tenny Leriva, MM., mengaku senang dapat bertemu langsung dengan para pelajar SMA/SMK/SLB Sumsel.
Menurut dia, generasi muda merupakan masa depan bangsa Indonesia.
Dia mengingatkan bahwa sekitar 20 tahun mendatang, tepatnya pada 2045, Indonesia akan memasuki era Indonesia Emas, ketika jumlah penduduk usia produktif lebih besar dan menjadi penggerak pembangunan bangsa.
“Kita harus mempersiapkan diri sejak sekarang dan memaksimalkan kemampuan yang dimiliki. Saya yakin kalian bisa memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada,” ajaknya.
Selain itu, gunakan teknologi dengan baik, karena teknologi bisa menjadi teman kita jika dimanfaatkan secara positif.
Mengutip Surat Ar-Ra’d ayat 11 menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika mereka tidak berusaha mengubah nasibnya sendiri.
“Di mana yang bertanggung jawab atas masa depan Indonesia adalah kita semua, termasuk kalian yang saat ini duduk di bangku sekolah. Saya harap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel Dr Hj Mondyaboni, SE., S.Kom., M.Si., M.Pd., melaporkan bahwa kegiatan Harmonisasi Ramadan dilaksanakan untuk membentuk karakter peserta didik di jenjang SMA/SMK/SLB.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai religius sekaligus mempererat silaturahmi antar pelajar.
“Acara ini dihadiri sekitar 1.500 tamu dan undangan, dengan berbagai kegiatan seperti bazar Ramadan serta perlombaan, di antaranya kultum, saritilawah, dan busana muslim,” bebernya.(ton)










