Sriwijayamedia.com – Menjelang waktu berbuka puasa hingga dini hari, aktivitas masyarakat di Kabupaten Lahat cenderung meningkat, terutama pada hari libur.
Kondisi tersebut kerap dimanfaatkan oleh sekelompok remaja untuk melakukan aksi balap liar di sejumlah ruas jalan yang relatif lengang.
Guna mengantisipasi hal itu, Polres Lahat meningkatkan patroli rutin, khususnya pada sore hari dan malam hingga dini hari, Jum’at (20/2/2026).
Patroli difokuskan pada titik-titik yang rawan dijadikan arena balapan ilegal, baik di jalan protokol maupun kawasan perbatasan kota.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penindakan secara tegas namun tetap humanis.
Selain membubarkan aksi balap liar, petugas juga melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan dan surat-surat pengendara. Pelanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Penindakan ini bertujuan memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, akan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujar Kapolres.
Selain upaya represif, kepolisian juga mengedepankan langkah preventif melalui kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan komunitas pemuda.
Edukasi mengenai bahaya balap liar, baik dari aspek hukum maupun risiko keselamatan, terus digencarkan dengan melibatkan tokoh masyarakat serta orang tua.
Melalui langkah-langkah tersebut, jajaran Polda Sumsel melalui Polres Lahat berkomitmen menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan.
Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan indikasi balap liar di lingkungan sekitar, demi terciptanya suasana ibadah yang aman dan nyaman. (Nita)









