Astra Motor Sumsel Beri Tips Aman Berkendara Motor Listrik Saat Musim Hujan

Astra Motor Sumsel memberikan tips aman berkendara sepeda motor listrik, saat musim hujan/sriwijayamedia.com-ton

Sriwijayamedia.com- Musim hujan kerap menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian pengendara, terutama pengguna sepeda motor listrik. Mulai dari jalan licin hingga genangan air.

Kondisi cuaca yang hujan memang membutuhkan kewaspadaan ekstra, dalam mengendalikan motor dengan bijak.

Untuk itu, Astra Motor Sumsel memberikan tips aman berkendara sepeda motor listrik, saat musim hujan.

“Dengan teknik yang tepat, risiko selip dan kehilangan kendali dapat diminimalkan. Namun, dengan teknik berkendara yang tepat dan dukungan teknologi kendaraan yang mumpuni, motor listrik tetap aman digunakan saat hujan,” kata Safety Riding & Community Astra Motor Sumsel Fathan Nayoda, Senin (12/1/2026).

Honda menegaskan bahwa sepeda motor listriknya dirancang untuk menunjang mobilitas harian masyarakat, termasuk saat menghadapi hujan dan jalan basah.

Meski demikian, keselamatan tetap bergantung pada cara berkendara penggunanya.

Tim Safety Riding Astra Motor Sumsel mengimbau pengendara untuk menyesuaikan kecepatan, bukaan gas, dan pengereman saat hujan.

“Motor listrik aman digunakan saat hujan, asalkan pengendara mampu mengendalikan motor dengan bijak. Dengan teknik yang tepat, risiko selip dan kehilangan kendali dapat diminimalkan,” ungkapnya.

Dia menyebut tips aman berkendara menggunakan motor listrik saat hujan, yakni kurangi kecepatan dan kendalikan gas, mengingat jalan basah menyebabkan daya cengkeram ban berkurang.

Pengendara disarankan membuka gas secara halus dan bertahap serta menghindari akselerasi mendadak agar motor tetap stabil.

“Gunakan teknik pengereman yang aman lakukan pengereman secara bertahap dengan menerapkan kombinasi rem 60 persen depan dan 40 persen belakang,” imbuhnya.

Dia juga meminta pengendara dapat menghindari pengereman mendadak, terutama saat menikung, untuk mencegah roda tergelincir. Jaga jarak aman. Perpanjang jarak dengan kendaraan di depan untuk mengantisipasi pengereman mendadak.

Tetap fokus dan waspada terhadap kondisi sekitar, terutama saat hujan deras. Waspadai permukaan jalan licin pengendara perlu lebih berhati-hati saat melintasi marka jalan, penutup got, jalan beton licin, daun basah, maupun pasir yang dapat mengurangi traksi ban.

“Melewati genangan air dengan aman lewati genangan air secara perlahan dan stabil. Pastikan ketinggian air tidak melebihi batas bodi bawah atau rumah baterai,” paparnya.

Dia mengingatkan pengendara dapat menjaga kecepatan konstan dan hindari berhenti di tengah genangan. Pengendara tidak disarankan menerobos banjir atau genangan tinggi.

Kemudian, manfaatkan mode berkendara gunakan mode berkendara dengan tarikan lebih halus, seperti mode ECON, saat kondisi jalan licin.

Mode ini membantu menjaga kontrol tenaga sekaligus efisiensi daya. Lakukan pengecekan setelah hujan.

Setelah berkendara di tengah hujan, keringkan motor jika diperlukan dan pastikan tidak ada indikator peringatan pada panel meter. Jika motor sempat terendam air, jangan langsung dinyalakan dan segera lakukan pemeriksaan di bengkel resmi.

“Dari sisi produk, sepeda motor listrik Honda dibekali berbagai fitur pendukung keselamatan saat hujan dan jalan basah. Honda CUV e: menggunakan baterai bersertifikasi IP67 yang terlindungi dari debu serta mampu bertahan terhadap genangan air pada batas aman,” bebernya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *