Desa Lubuk Dalam Juarai Lomba Bidar HUT Kemerdekaan RI ke 81

Desa Lubuk Dalam akhirnya keluar sebagai juara pertama lomba bidar, dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke 81, di Kabupaten OKI, Kamis, (20/8/2026)/sriwijayamedia.com-ist

sriwijayamedia.com– Desa Lubuk Dalam akhirnya keluar sebagai juara pertama lomba bidar, dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 81, di Kabupaten OKI, Kamis, (20/8/2026).

Final lomba bidar berlangsung meriah dan ramai disaksikan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Desa Lubuk Dalam keluar sebagai juara pertama pasca berhasil mengalahkan tim dari Kelurahan Jua-jua. Sedangkan juara ketiga diraih Kelurahan Kedaton B dan Kelurahan Kedaton A sebagai juara keempat.

Masing-masing pemenang memperoleh piala dan uang tunai. Juara pertama mendapat Rp10 juta, juara kedua Rp7 juta, juara ketiga Rp5 juta, dan juara keempat Rp3 juta. Total hadiah yang disiapkan pemerintah lcapai Rp25 juta.

Sekretaris Daerah (Sekda) OKI Ir Asmar Wijaya, M.Si., mengatakan lomba bidar menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pemerintah daerah untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 81.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

“Selamat kepada para pemenang. Bagi yang belum menang jangan berkecil hati. Tahun depan insyaallah kegiatan serupa akan dilaksanakan kembali, sehingga masih ada kesempatan untuk berlatih dan menjadi juara,” kata Asmar.

Asmar juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang tergabung dalam Forum CSR serta Bank SumselBabel (BSB).

Menurut dia, dukungan tersebut turut membantu pemerintah daerah menghadirkan rangkaian perayaan kemerdekaan yang dapat dinikmati masyarakat.

“Ini merupakan rangkaian akhir dari berbagai kegiatan yang telah kita laksanakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 81. Kami berharap tahun depan kegiatan seperti ini dapat kembali digelar dengan lebih meriah,” paparnya.

Selain lomba bidar, rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di Kabupaten OKI juga diisi berbagai kegiatan hiburan dan perlombaan masyarakat, antara lain gebuk bantal dan panjat pinang.

Beragam kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul sekaligus merayakan kemerdekaan dengan semangat kebersamaan.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Diabudpar) OKI Ahmadin Ilyas mengatakan lomba bidar tidak hanya menjadi hiburan dalam perayaan kemerdekaan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga tradisi dan budaya masyarakat OKI.

“Bidar merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat OKI. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin tradisi tersebut terus hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya,” aku Ahmadin.(jay)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *