Operasi Sikat Musi 2026, Polda Sumsel Amankan 15 Pelaku Pungli dan Jukir Liar

Satgas Preventif Operasi Sikat Musi I/2026 mengamankan 15 orang jukir liar dan pungli di Pasar Kuto, Pasar Lemabang, Pasar 16 Ilir, dan Jalan Jenderal Sudirman, Senin (28/9/2026)/sriwijayamedia.com-ist

sriwijayamedia.com- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) mengerahkan 11 personel Ditsamapta tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Sikat Musi I/2026 untuk mengantisipasi aksi premanisme dan kejahatan yang meresahkan masyarakat di sejumlah titik Kota Palembang.

Operasi tersebut menyasar kawasan Pasar Kuto, Pasar Lemabang, Pasar 16 Ilir, serta sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan 3C yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan premanisme,” kata Kepala Satgas Preventif Ops Sikat Musi I/2026 Kompol A Hanafi, SH., MH., Senin (28/9/2026).

Menurut dia, personel Satgas Preventif dilengkapi perlengkapan dan kendaraan dinas untuk mendukung patroli di lapangan.

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan pasukan yang dipimpin perwira pengendali. Filanjutkan patroli mobiling secara aktif di titik-titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.

“Dalam pelaksanaannya, personel mengedepankan kehadiran polisi di tengah masyarakat serta respons terhadap potensi gangguan keamanan,” terangnya.

Kemudian, pengawasan di lapangan juga dioptimalkan untuk menutup ruang bagi pelanggaran hukum dan pungutan liar.

Pada patroli Senin 28 September 2026, lanjut dia, petugas mengamankan 15 orang juru parkir (jukir) liar dan pungutan liar (pungli) di berbagai titik sasaran.

“Personel Satgas Preventif melaksanakan patroli di wilayah Pasar Kuto, Pasar Lemabang, Pasar 16 Ilir, dan Jalan Jenderal Sudirman, serta berhasil mengamankan 15 orang pelaku jukir liar dan pungli,” ungkapnya.

Dia menegaskan bahwa penertiban tersebut merupakan komitmen kepolisian dalam memberantas segala bentuk premanisme demi kenyamanan warga.

“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan penertiban dan patroli preventif ini berjalan maksimal demi mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta memberikan rasa aman secara utuh kepada masyarakat di pusat-pusat keramaian,” jelasnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *