Peringati Sumpah Pemuda, Ondofolo Putali Ajak Pemuda Papua Jauhi Narkoba dan Jaga Persatuan

sriwijayamedia.com- Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026, Ondofolo Kampung Putali Jhon Victor Monim, mengajak seluruh pemuda di Kabupaten Jayapura dan Papua untuk memperkuat persatuan, menjauhi narkoba, minuman keras (miras), serta berbagai tindakan kekerasan yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Jhon Victor Monim dalam kegiatan bersama pemuda di Kampung Putali, Jum’at (23/10/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan itu diisi dengan deklarasi Pemuda Papua Damai serta penyerahan bantuan sembako dan peralatan olahraga kepada para pemuda.

Jhon Monim menegaskan, pemuda merupakan tulang punggung bangsa sekaligus harapan bagi masa depan Papua.

Karena itu, momentum Sumpah Pemuda harus dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkuat persaudaraan, menjaga keamanan, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

“Pemuda adalah punggung bangsa ini, punggung Papua tercinta, dan lebih khusus punggung Kabupaten Jayapura yang kita cintai. Untuk itu, saya mengajak seluruh pemuda, khususnya di 19 distrik di Kabupaten Jayapura, mari kita memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan penuh hikmat,” ajaknya.

Ia mengingatkan generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, kekerasan, maupun kegiatan lain yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Menurut dia, pemuda harus mampu menjadi pelopor perdamaian serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk terpecah, tetapi harus menjadi kekuatan untuk membangun Papua yang aman dan damai.

“Mari kita bergandengan tangan, menjaga persatuan, menjaga NKRI, dan terus menjaga Papua ini. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi, bukan menambah persoalan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jhon Victor juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah pusat atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kampung Putali, terutama dukungan yang menyentuh kebutuhan generasi muda.

Ia berharap perhatian pemerintah tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendorong kegiatan positif, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan semangat pemuda dalam membangun kampung.

Sementara itu, Kepala Kampung Ebungfa-Putali Henriy Monim, mengajak seluruh pemuda untuk tetap solid, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta bergerak dalam satu barisan demi kemajuan kampung.

Ia menekankan bahwa persatuan dan kerja sama menjadi kunci agar setiap kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

“Dari pemerintah kampung, kami berpesan agar pemuda tetap dalam satu komando, satu barisan, dan bersama-sama menjaga kamtibmas. Pemuda harus terus maju, solid, semangat, serta berperan aktif membangun kampung,” terangnya.

Henriy juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas bantuan yang dapat menjangkau Kampung Putali, meskipun wilayah tersebut memiliki tantangan geografis karena berada di kawasan yang dikelilingi gunung dan danau.

Ia berharap kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah kampung terus diperkuat agar Kampung Putali semakin maju dan mandiri.

Deklarasi Pemuda Papua Damai

Sebagai bagian dari kegiatan menyambut Hari Sumpah Pemuda 2026, para pemuda Kampung Putali menyatakan deklarasi Pemuda Papua Damai.

Deklarasi ini menjadi bentuk komitmen generasi muda untuk menjaga persatuan, menciptakan suasana aman, dan menolak berbagai tindakan yang berpotensi memicu konflik.

Penyerahan sembako dan peralatan olahraga oleh Ondofolo Kampung Putali juga menjadi bentuk dukungan terhadap kebutuhan pemuda sekaligus dorongan agar mereka lebih aktif dalam kegiatan sosial, olahraga, dan pembangunan kampung.

Melalui kegiatan tersebut, para tokoh adat dan pemerintah kampung berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum nyata bagi generasi muda untuk menunjukkan tanggung jawab, menjaga perdamaian, dan membawa perubahan positif bagi Papua.

Semangat Sumpah Pemuda diharapkan terus hidup dalam tindakan sehari-hari, mulai dari menjaga persaudaraan di lingkungan kampung hingga berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Jayapura dan keutuhan Indonesia.(irawan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *