sriwijayamedia.com– Insiden kebakaran terjadi di Desa Tugu Sempurna, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura), pada Kamis (25/6/2026) malam.
Kali ini, sijago merah melalap rumah milik Kepala Desa (Kades) Tugu Sempurna Kecamatan Muara Kelingi Muhlasin.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun akibat kebakaran itu, kerugian dialami korban mencapai Rp100 juta.
Informasi yang dihimpun dilapangan, penyebab utama kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di bagian bangunan rumah tersebut.
Akibat, api menjalar dengan cepat hingga menghanguskan sejumlah bagian bangunan dan barang-barang di dalam rumah.
Mendapat informasi itu, petugas pemadam kebakaran yang berjarak sekitar 20 kilometer dari titik kebakaran langsung bergegas menuju lokasi.
Tim pemadam kebakaran akhirnya tiba di tempat kejadian pada pukul 21.55 WIB.
Proses pemadaman api berlangsung selama 30 menit. Dalam operasi tersebut, tim dipimpin langsung oleh Sekretaris Pol PP & Damkar Tri Wahyudi, S.IP., Kepala Bidang Damkar Yanuar Ikbal, SP., serta Kepala Seksi Pencegahan Kebakaran Ari Mardona, SE., beserta petugas dari Pos Kecamatan Muara Kelingi Regu 1, terdiri dari Ade Septa Febbiyansah, Syab Asamawat, Reno Dwi Adrianto, Rohmad Wahyudi, dan Riski Romadon.
Upaya pemadaman semakin lancar karena mendapatkan dukungan dan bantuan dari warga sekitar lokasi, serta aparat keamanan TNI dan Polri yang turut hadir membantu mengendalikan situasi dan mencegah api menjalar ke bangunan lain.
Meskipun demikian, petugas sempat menghadapi beberapa kendala teknis, antara lain kondisi jalan menuju lokasi yang rusak serta jarak tempuh yang cukup jauh, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk tiba di tempat kejadian.
Setelah api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya, Kasat Pol PP dan Damkar Mura Yudi Fachriansyah, AP., M.Si., menyampaikan rasa syukurnya karena api berhasil dijinakkan.
“Alhamdulillah api sudah dapat dipadamkan dengan baik meskipun jarak tempuh ke lokasi cukup jauh. Kami juga bersyukur api tidak merayap dan menjangkau rumah-rumah warga di sekitarnya,” ujarnya.
Ia pun menegaskan komitmen seluruh jajaran pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas, dengan menjunjung tinggi semboyan dinasnya, yaitu “Yudha Brama Jaya – Pantang Pulang Sebelum Padam”.
Prinsip ini menjadi pedoman agar setiap musibah kebakaran dapat ditangani secara maksimal demi melindungi keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat di wilayah Kabupaten Mura.(mrifa’i)










