Peringatan Hari Perempuan Diwarnai dengan Safari Ramadan IKPM Sumsel–DIY

Ketum IKPM Sumsel–DIY Thomas Antoni bersama jajaran pengurus dan anggota organisasi berfoto bersama dengan masyarakat, usai menyalurkan bantuan sembako, Jum'at (13/3/2026)/sriwijayamedia.com-ist

sriwijayamedia.com – Di tengah suasana penuh berkah bulan suci Ramadan, Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Sumsel–Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan momentum Peringatan Hari Perempuan.

Mengusung tema “Merayakan Semangat Hari Perempuan di Bulan Ramadan dengan Kepedulian”, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekitar, sekaligus menegaskan bahwa nilai-nilai kemanusiaan tidak boleh berhenti pada wacana semata.

Bacaan Lainnya

Melalui program Pemberdayaan Perempuan IKPM Sumsel–DIY, Ketua Umum (Ketum) IKPM Sumsel–DIY Thomas Antoni, bersama jajaran pengurus dan anggota organisasi menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di Yogyakarta.

Bantuan tersebut diberikan kepada para lansia, janda dhuafa, serta masyarakat yang benar-benar membutuhkan uluran tangan.

Koordinator Bidang Pemberdayaan Perempuan IKPM Sumsel–DIY Ayu Yulia Muhsari menjelaskan bahwa kegiatan berbagi ini dipusatkan di Asrama Mahasiswa Sumsel, yakni Balai Sriwijaya Yogyakarta, yang selama ini dikenal sebagai tempat berkumpul, berdiskusi, serta menjadi ruang silaturahmi bagi mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat Sumsel yang berada di perantauan.

Ketum IKPM Sumsel–DIY Thomas Antoni menyalurkan bantuan sembako secara simbolis ke salah satu masyarakat, Jum’at (13/3/2026)/sriwijayamedia.com-ist

Ketum IKPM Sumsel–DIY Thomas Antoni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi nyata dari semangat kepedulian sosial yang menjadi bagian dari nilai perjuangan mahasiswa.

Ia menegaskan bahwa perempuan, khususnya mahasiswi yang tergabung dalam Srikandi IKPM Sumsel–DIY, memiliki peran penting dalam membangun gerakan sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Ramadan mengajarkan kita tentang empati dan kepedulian. Program ini bukan sekadar berbagi sembako, tetapi juga mengingatkan kita bahwa mahasiswa harus hadir di tengah masyarakat, membawa manfaat dan harapan,” ujarnya, Jum’at (13/3/2026).

Thomas juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para dermawan yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap gerakan kepedulian seperti ini tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan semata, tetapi dapat berkembang menjadi program berkelanjutan yang lebih luas jangkauannya.

Dia berharap perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dapat terus hadir bagi mahasiswa perantauan, khususnya dalam mendukung kegiatan pemberdayaan perempuan yang digerakkan oleh Srikandi IKPM Sumsel–DIY.

Menurut dia, berbagai kegiatan positif yang membawa nama baik Sumsel di perantauan patut mendapatkan dukungan bersama.

Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga memperkuat citra bahwa mahasiswa Sumsel tidak hanya berjuang menuntut ilmu, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi sosial.

Safari Ramadan ini menjadi pengingat bahwa semangat perempuan, nilai kepedulian, dan keberkahan Ramadan dapat berpadu menjadi gerakan yang membawa harapan bagi banyak orang.

Di tengah kesederhanaan aksi berbagi, tersimpan pesan yang kuat bahwa kebaikan sekecil apa pun, ketika dilakukan bersama, mampu menghadirkan makna besar bagi masyarakat.(rel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *