Menhub : Mobil Pribadi Masih Jadi Pilihan Utama Mudik Lebaran 2026, Potensi Pergerakan 143,9 Juta Orang

Menhub RI Dudy Purwagandhi, dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi V DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026)/sriwijayamedia.com-adjie

sriwijayamedia.com- Pemerintah memperkirakan mobilitas masyarakat selama mudik Lebaran 2026 akan mencapai sekitar 143,91 juta orang atau 50,60 persen dari total penduduk Indonesia.

Angka ini sedikit menurun dibandingkan hasil survei tahun sebelumnya, namun potensi pergerakan diperkirakan tetap tinggi.

Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan realisasi mobilitas masyarakat sering kali melampaui proyeksi awal.

“Berdasarkan hasil survei pergerakan masyarakat, potensi mobilitas pada angkutan Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 50,60 persen dari total penduduk Indonesia atau sekitar 143,91 juta orang,” kata Dudy, dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi V DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

Dudy menambahkan, angka tersebut sedikit menurun dibandingkan survei tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 146 juta orang. Namun demikian, realisasi mobilitas masyarakat sering kali lebih tinggi.

“Pengalaman pada tahun sebelumnya menunjukkan bahwa realisasi pergerakan masyarakat dapat melampaui hasil survei. Pada tahun 2025 misalnya, realisasi mobilitas tercatat mencapai sekitar 154 juta orang,” tuturnya.

Dalam survei tersebut, lanjut Dudy, mobil pribadi masih menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan pemudik. Jumlahnya diperkirakan mencapai 76,24 juta orang.

“Dari sisi pilihan moda transportasi, mobil pribadi masih menjadi sarana utama bagi pemudik dengan jumlah sekitar 76,24 juta orang,” imbuh Dudy.

Sebagian besar pengguna mobil diperkirakan memanfaatkan jalan tol. Sementara pengguna sepeda motor cenderung menggunakan jalur alternatif.

“Sebagian besar pengguna mobil memanfaatkan jalan tol dengan jumlah sekitar 50,63 juta orang. Sementara itu pengguna sepeda motor cenderung memilih jalur alternatif di luar jalur utama,” jelasnya.

Pemerintah juga memetakan daerah asal dan tujuan perjalanan masyarakat selama mudik. Provinsi dengan jumlah pemudik terbesar diperkirakan berasal dari Jawa Barat (Jabar) sebanyak 30,97 juta orang, diikuti DKI Jakarta dan Jawa Timur (Jatim).

Sementara itu tujuan perjalanan terbesar diperkirakan menuju Jawa Tengah (Jateng) dengan jumlah sekitar 38,71 juta orang. (Adjie)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *