Sebanyak 360 Siswa Ikuti MPLS, Ini Pesan Kasek SMAN 20 Palembang

Kasek SMAN 20 Palembang H Heru Supeno, S.Pd., M.Si., saat menjadi pembina upacara, Senin (13/7/2026)/sriwijayamedia.com-ton

sriwiajayamedia.com- Sebanyak 360 siswa/i mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), di SMA Negeri 20 Palembang, Senin (13/7/2026).

“MPLS adalah proses menyambut siswa/i baru dengan rasa hormat, aman, nyaman, dan menyenangkan. Disini kalian akan mengenal lingkungan sekolah, guru, kakak kelas, budaya sekolah, serta nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan,” kata Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 20 Palembang H Heru Supeno, S.Pd., M.Si.

Menurut dia, pelaksanaan MPLS perdana dinilai berjalan dengan sangat baik. Bahkan sejak pagi, para orangtua mengantarkan anaknya masuk di hari pertama sekolah.

Sesuai dengan roundown jadwal yang ditetapkan oleh sekolah, pihaknya sudah melaksanakan tugas tepat waktu, dimulai dengan upacara bendera sekitar pukul 07.00 WIB.

Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan guru-guru, serta memberikan materi sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen).

“Jadi di hari pertama, SMAN 20 Palembang dapat melewatinya dengan sangat baik, tidak ada kendala, dan tidak ada siswa terlambat,” akunya.

Dia melanjutkan kegiatan MPLS ini dilaksanakan selama 5 hari kerja. Untuk tahun ini berbeda dari MPLS tahun sebelumnya, hanya berlangsung selama tiga hari.

Begitu pun untuk materinya memiliki dua kategori yaitu materi utama dan materi pilihan.

Materi utama yakni kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Dimulai dari bangun pagi, beribadah, olahraga yakni berlatih senam, gemar belajar, makan bergizi gratis, bermasyarakat, dan anak-anak disarankan untuk tidak tidur terlalu larut malam.

Bahkan ada beberapa materi pilihan mengenai tentang narkoba yakni narkotika serta obat-obat terlarang, bahaya judi online, pola hidup bersih sekolah (PHBS) hingga sosialisasi ke orangtua.

“Kami juga menerapkan materi kurikulum merdeka. Tahun ini materi yang diberikan lebih banyak hingga berakhir sekitar pukul 13.00 WIB,” terangnya.

Dia menegaskan pembelajaran ditunjang oleh SDM guru yang handal dan profesional dibidangnya.

Saat ini, SMAN 20 Palembang memiliki 17 kelas.

“MPLS bukanlah kegiatan untuk menakut-nakuti atau memberi tekanan kepada peserta didik baru,” imbuhnya.

Dia mengajak para siswa berani bertanya, dan mencoba hal-hal baru. Terpenting adalah memiliki kemauan untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan tidak mudah menyerah.

“Sekolah ini tidak hanya ingin melahirkan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga yang bertanggung jawab, humanis, empati, suka menolong, jujur, disiplin, peduli, mampu bekerja sama, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” jelasnya.

Dia berharap semoga seluruh rangkaian kegiatan MPLS ini dapat memberikan pengalaman pertama yang berkesan bagi peserta didik baru.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *