Hadiri Peresmian Kedai ADO, Wako Ratu Dewa Siapkan 500 SIM Gratis

Wako Palembang Drs H Ratu Dewa, M.Si., bersalaman dengan salah satu ojol, disela peluncuran Kedai ADO Presisi, di Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Seberang Ulu 1, Kota Palembang.Selasa (5/5/2026)/sriwijayamedia.com-wan

sriwijayamedia.com– Wali Kota (Wako) Palembang Drs H Ratu Dewa, M.Si., bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel menghadiri peluncuran Kedai ADO Presisi secara serentak di 17 kabupaten dan kota di wilayah Sumsel, Selasa (5/5/2026).

Sebanyak 21 kedai telah diresmikan sebagai wadah kolaborasi antara kepolisian dan komunitas pengemudi ojek online (ojol).

Bacaan Lainnya

Kehadiran kedai ADO ini diharapkan menjadi solusi bagi pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan para pengemudi ojol di Kota Palembang.

Wako Palembang Ratu Dewa memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pembukaan Kedai ADO yang berlokasi, di Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Seberang Ulu 1, Kota Palembang.

Menurut dia, fasilitas ini bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan pusat pelayanan yang komprehensif bagi para driver.

​”Saya kira ini adalah sesuatu yang sangat baik, pertama karena ada sisi pemberdayaan ekonomi di sana. Kedai ini sangat membantu teman-teman driver online karena menyiapkan bengkel, makanan dengan harga terjangkau, hingga pelayanan kesehatan gratis,” ujar Ratu Dewa, usai meninjau fasilitas kedai.

Ratu Dewa berharap tempat ini dapat memupuk rasa solidaritas dan kebersamaan antar sesama driver.

Bahkan ​sebagai bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang Ratu Dewa mengumumkan akan memberikan bantuan berupa 500 SIM gratis bagi para driver online.

Program ini bertujuan agar para pengemudi dapat bekerja dengan rasa aman dan memenuhi aspek legalitas di jalan raya.

​”Kami ingin men-support mereka agar lebih termotivasi lagi untuk berkendara sesuai dengan peraturan lalu lintas yang ada,” tegasnya.

​Terkait mekanisme teknis pelaksanaan program SIM gratis ini, Ratu Dewa menyatakan telah berkoordinasi langsung dengan pihak Kepolisian.

​”Saya sudah berkoordinasi dengan Bapak Kapolrestabes Palembang. Secara teknis nanti pihak Polrestabes yang mengatur. Sementara untuk peruntukan pembiayaannya akan disiapkan dari Pemerintah Kota Palembang,” jelas Ratu Dewa.

Sementara itu, ​Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menjelaskan bahwa Kedai ADO Presisi didirikan sebagai tempat silaturahmi antara masyarakat, khususnya pengemudi ojol, dengan pihak Polri.

“Tujuan utamanya adalah menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di lapangan melalui diskusi bersama, ​menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah “Bumi Sriwijaya” agar tetap kondusif, ​menjadikan pengemudi ojol dan ojek pangkalan sebagai Duta Polri untuk meningkatkan ketertiban lalu lintas,” terangnya.

​Tak hanya sekadar tempat berkumpul, Kedai ADO Presisi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mendukung kebutuhan para driver saat menunggu antrian atau beristirahat, seperti bengkel sederhana untuk servis ringan kendaraan, ​tempat cuci kendaraan, ​penyediaan makanan dengan harga terjangkau, dan ​area istirahat yang nyaman bagi para pengemudi.

Bahkan, ia memberikan apresiasi kepada Pemkot Palembang karena telah memberikan dukungan nyata bagi komunitas ADO.

Mengenai banyaknya driver yang belum memiliki kelengkapan berkendara, Wako Palembang menyatakan akan membantu penyediaan 500 SIM gratis bagi pengemudi ojol yang tergabung dalam asosiasi di Sumsel.

​Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para driver sekaligus memastikan aspek legalitas dan keselamatan berkendara di jalan raya tetap terjaga.(wan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *