sriwijayamedia.com– Wali Kota (Wako) Palembang Ratu Dewa mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) RI Jenderal TNI (Purn) Prof Dr Dudung Abdurachman, SE., MM., MH., dalam peninjauan posko dan lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang, Kamis (15/10/2026) pagi.
Peninjauan tersebut turut dihadiri oleh Deputi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana, serta Danrem 044/Garuda Dempo (Gapo) Brigjen TNI Khabib Mahfud.
Dalam kesempatan itu, Menko Polkam RI Dudung Abdurachman mengaku merasakan langsung dampak kabut asap yang masih menyelimuti Kota Palembang.
“Tadi pagi kita juga sudah merasakan bagaimana kabut asap yang masih cukup tebal,” ujar Dudung.
Ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima dari Danrem 044/Garuda Dempo, kabut asap yang dirasakan di Kota Palembang saat ini merupakan dampak dari karhutla yang terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
“Ada beberapa titik hotspot yang memang cukup banyak, dan ini perlu ditangani secara serius,” katanya.
Terkait penanganan, Dudung meminta kepada Pangdam dan Kapolda untuk bertindak tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran terkait Karhutla.
“Pangdam dan Kapolda juga sudah menyegel beberapa perusahaan. Harus tegas-tegas saja,” imbuhnya.
Selain perusahaan, ia juga meminta penindakan tegas terhadap oknum masyarakat yang dengan sengaja melakukan pembakaran lahan.
“Karena kalau ini dibiarkan akan semakin meluas,” tegasnya.
Prediksi BMKG: Musim Hujan di Sumsel Baru Masuk November-Desember
Sementara itu, Deputi BMKG yang turut hadir dalam peninjauan menyampaikan prakiraan cuaca terkait musim penghujan di wilayah Sumatera Selatan.
Menurut dia, wilayah Sumsel, khususnya bagian tenggara yang didominasi lahan gambut, diperkirakan baru akan memasuki musim penghujan pada bulan November.
“Artinya masih satu bulan lebih kondisi kering ini akan kita hadapi, bahkan pada titik tertentu itu malah pada awal Desember baru akan masuk musim penghujan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, beberapa wilayah lain seperti Riau, Jambi, Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah akan memasuki musim penghujan lebih cepat dibandingkan Sumsel dan Lampung.
“Tapi untuk Sumsel dan Lampung kemungkinan akan paling akhir masuk musim penghujannya untuk wilayah rawan karhutla,” jelasnya.(jay)










