sriwijayamedia.com- Keterbatasan air bersih sebagai dampak kemarau panjang menginisiasi Bhayangkari Daerah Sumsel bersinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel menghadirkan 18 titik sumur bor bagi masyarakat tersebar di sejumlah wilayah di Sumsel.
Rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 ditandai dengan penandatanganan 18 prasasti sumur bor, pengguntingan pita serta pembukaan keran air secara simbolis dilakukan oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel Eka Sandi Nugroho, di Soak Permai, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jum’at (25/9/2026).
Sebanyak 18 sumur bor tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan, meliputi Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Muara Enim, Ogan Ilir (OI), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Lahat, Ogan Komering Ulu Timur (OKU) Timur, Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ulu Selatan (OKU) Selatan.
Bagi masyarakat Soak Permai, kehadiran fasilitas air bersih tersebut menjadi bantuan penting di tengah kondisi kemarau.
Sejumlah warga menyampaikan bahwa sumur yang selama ini digunakan mengalami kekeringan sehingga kebutuhan air sehari-hari menjadi semakin sulit dipenuhi.
Indah Wulandari, salah satu warga Soak Permai menyampaikan apresiasi atas bantuan sumur bor yang diberikan kepada masyarakat.
“Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat. Mewakili warga, kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolda Sumsel, Ibu Bhayangkari, beserta jajaran atas bantuan air bersih yang memang sangat kami butuhkan untuk kehidupan sehari-hari,” ungkap Indah.
Setali tiga uang, Adnan, pengurus masjid setempat berharap fasilitas sumur bor tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya warga RT 42.
Selain penyediaan fasilitas air bersih, kegiatan kemanusiaan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial (bansos).
Sebanyak 350 paket sembako serta 250 paket perlengkapan anak yang terdiri dari alat tulis, seragam sekolah dan sepatu disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Bantuan operasional untuk Masjid Baiturrakhim juga diberikan sebagai bagian dari rangkaian kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat di lingkungan Soak Permai.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel juga melakukan dialog interaktif dengan Kepolisian Resort (Polres) Muara Enim mengenai progres program bedah rumah serta dengan Polres Prabumulih terkait penyediaan sumur bor serupa.
Dialog tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesinambungan program sosial, khususnya dalam mendukung kebutuhan hunian dan akses air bersih masyarakat di berbagai wilayah Sumsel.
Kepala Bidang (Kabod) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.IK., MH., mengatakan sinergi Polda Sumsel dan Bhayangkari merupakan bentuk kepedulian nyata keluarga besar Polri terhadap kebutuhan masyarakat.
Sesuai arahan Kapolda Sumsel, kehadiran Polri dan Bhayangkari tidak boleh berjarak dengan masyarakat.
Bantuan 18 sumur bor ini adalah langkah solutif dan respons cepat kami atas krisis air bersih yang melanda warga.
“Kami berharap fasilitas ini dirawat dengan baik agar manfaatnya terus dirasakan, sekaligus menjadi bukti bahwa institusi ini selalu peduli pada hajat hidup orang banyak,” terang Kombes Pol Nandang.
Penyediaan fasilitas air bersih, bantuan kebutuhan pokok serta perlengkapan pendidikan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Polda Sumsel dan Bhayangkari dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.
“Melalui semangat pengabdian dan kepedulian tersebut, keluarga besar Polri terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat nyata, sejalan dengan semangat Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae,” jelasnya.(ton)










