sriwijayamedia.com- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) terus mengoptimalkan Operasi Sikat I Musi 2026, sebagai langkah terpadu untuk menjaga keamanan dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat di seluruh wilayah Sumsel.
Pada pelaksanaan operasi harian Selasa, 29 September 2026, jajaran Polda Sumsel yang melibatkan Satuan Tugas (Satgas) di tingkat Polda hingga Polres jajaran mencatat sejumlah hasil penindakan terhadap kejahatan 3C dan premanisme.
“Hasil kegiatan pada hari tersebut, jajaran kepolisian berhasil mengungkap 23 kasus kejahatan 3C dengan mengamankan 16 tersangka,” tutur Karo Ops Polda Sumsel sekaligus Karendal Ops Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.IK., M.Si.
Menurut Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, pengungkapan terdiri dari 15 kasus curat dan 8 kasus curanmor, dengan 7 kasus merupakan target operasi (TO) dan 16 kasus non-TO.
Selain penanganan kejahatan 3C, jajaran Polda Sumsel juga menindak 46 kasus premanisme dengan mengamankan 46 pelaku. Dari jumlah tersebut, 8 merupakan target operasi dan 38 lainnya non-TO.
“Operasi Sikat I Musi 2026 berlangsung selama 16 hari, mulai 24 September hingga 9 Oktober 2026. Operasi ini mengedepankan fungsi Reskrim yang didukung fungsi intelijen dan operasional lainnya dalam melakukan penindakan terhadap curat, curas, curanmor, serta premanisme,” ujarnya.
Dia melanjutkan pelaksanaan operasi menjangkau seluruh wilayah hukum Polda Sumsel dengan perhatian pada sejumlah lokasi yang memiliki potensi kerawanan. Antara lain kawasan permukiman, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, jaringan perbankan, pelabuhan, bandara, terminal, jalur lintas Sumatera, serta titik layanan penarikan uang tunai.
Strategi operasi dilakukan melalui penyisiran, penyelidikan, patroli, serta razia selektif secara terukur. Langkah tersebut ditujukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memperkuat kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat.
“Saya apresiasi atas kekompakan seluruh Satgas dalam pelaksanaan operasi. Dan capaian pada hari ini adalah hasil kerja keras dan kekompakan seluruh personel di lapangan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Satgas Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sumsel Kompol I Putu Suryawan, SH., S.IK., menambahkan fungsi Humas terus mengawal komunikasi publik agar masyarakat memperoleh informasi mengenai pelaksanaan dan capaian operasi.
“Kami memastikan seluruh rangkaian operasi berjalan maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” paparnya.
Dia mengajak warga untuk terus berperan aktif menyampaikan informasi demi keamanan bersama.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.IK., MH., turut mengapresiasi capaian jajaran dalam pelaksanaan Operasi Sikat I Musi 2026.
Prestasi ini menunjukkan komitmen nyata Polda Sumsel dalam melindungi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi menjaga keamanan lingkungan demi Sumsel yang aman dan kondusif serta terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan,” terangnya.
Dia mengaku, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung upaya kepolisian menjaga kamtibmas. Operasi Sikat I Musi 2026 akan terus berlangsung hingga 9 Oktober 2026.
“Polda Sumsel berkomitmen mengoptimalkan seluruh satuan tugas untuk menghadirkan rasa aman, melindungi masyarakat, dan memperkuat situasi kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah Sumsel,” jelasnya.(ton)










