sriwijayamedia.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim pemerintahannya telah mempercepat penyelesaian berbagai persoalan mendasar bangsa melalui serangkaian kebijakan transformatif.
Dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD-DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jum’at (14/08/2026), Prabowo menyebut pemerintah telah menetapkan 121 kebijakan transformatif dalam 663 hari pemerintahan.
“Artinya, kita telah memutuskan satu kebijakan transformatif setiap lima hari,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, percepatan tersebut merupakan buah dari kerja keras jajaran kabinet.
Bahkan, Prabowo menyebut sejumlah menteri dan pembantunya harus menjalani perawatan akibat beban kerja yang berat.
“Beberapa terpaksa masuk rumah sakit, ada yang operasi, pingsan, dan kecapekan. Ini menjadi bukti kesungguhan Pemerintah dan kabinet yang membantu saya,” ujarnya.
Prabowo juga menyoroti capaian di sektor pangan. Dia mengklaim target swasembada pangan yang sebelumnya diperkirakan membutuhkan waktu empat hingga lima tahun telah tercapai dalam satu tahun.
Pemerintah, lanjut Prabowo, telah menghapus 145 aturan penyaluran pupuk dan menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen. Di saat yang sama, keuntungan PT Pupuk Indonesia disebut meningkat 252,8 persen.
“Tahun ini kita telah swasembada 8 komoditas pangan, yaitu beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit,” imbuhnya.
Di sektor energi, Prabowo menyebut pemerintah mulai mewujudkan janji swasembada melalui produksi diesel B50.
Mulai 1 Juli 2026, Indonesia disebut tidak lagi mengimpor solar, sehingga dapat menghemat devisa Rp170 triliun atau sekitar US$9,5 miliar.
Prabowo menegaskan berbagai capaian tersebut bukan alasan bagi pemerintah untuk berpuas diri.
Ia menempatkan hasil kerja pemerintah sebagai bagian dari upaya memenuhi mandat rakyat.
“Saya tidak menerima mandat dari rakyat untuk menjelaskan mengapa masalah tidak dapat diselesaikan, tetapi untuk menyelesaikan masalah dan kesulitan rakyat,” tegasnya. (Adjie)










