sriwijayamedia.com- Pengurus Wilayah (PW) Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Provinsi Sumsel periode 2026-2031, resmi dikukuhkan, Kamis (9/7/2026).
Pengukuhan dilakukan langsung Ketua Umum (Ketum) PP JKSN Prof Dr KH Asep Syaifuddin Cholim, MA., disaksikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sumsel Dr Drs Apriadi Mahmud, M.Si., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumsel H Ricky Fernandi, S.STP., M.Si., Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP JKSN Dr H Muhammad Ghofirin, M.Pd., seeta tamu undangan lainnya.
Ketum PP JKSN Prof Dr KH Asep Syaifuddin Cholim, MA., menrgaskan bahwa pengukuhan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat peran pesantren dalam membangun pembangunan daerah melalui pendidikan, pembinaan akhlak, hingga pemberdayaan ekonomi pesantren.
“JKSN hadir untuk menyatukan langkah dalam mengawal nilai-nilai ahlul sunna wal jama’ah sekaligus mewujudkan cita-cita kemerdekaan melalui peningkatan kesejahteraan dan tegaknya keadilan,” katanya.
Menurut dia, pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkualitas, serta harus terus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun bangsa dan negara.
Trend arah akan berupaya keras mewujudkan pilar-pilar yang dibutuhkan untuk wujudnya Indonesia yang maju, mandiri, adil dan makmur.
“Menurut teori kami, Indonesia itu akan maju, adil, dan makmur manakala disaat itu keberadaannya telah ditopang oleh 4 pilar. Di mana cintai dengan ilmu, dan cinta dengan akhlak, dengan peran akhlak itu luar dasar, berarti keberadaan orang itu dasarkan oleh softskill yang mana softskill itu adalah akhlak,” terangnya.
Ketua PW JKSN Wilayah Sumsel Gus H Ahmadi, SE., M.Pd., menambahkan pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketum PP JKSN yang telah hadir melakukan pelantikan.
“Kegiatan ini yang sangat mendadak, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, karena penuh dengan ketulusan dan keikhlasan untuk berkhidmat di JKSN ini,” imbuhnya.
Usai dilakukan pengukuhan, kata dia, seluruh pengurus akan menjalankan amanah organisasi dan segera akan musyawarahkan program kerja lima tahun kedepan.
Salah satu program prioritas JKSN Sumsel ialah memperkuat kemandirian ekonomi pesantren.
Selain itu, kepengurusan JKSN juga akan dibentuk di seluruh kabupaten/kota di Sumsel, agar program organisasi dapat bekerja sampai ke tingkat daerah.
“Melalui kepengurusan baru, JKSN Sumsel diharapkan mampu memperkuat peran pesantren dalam pembangunan daerah sekaligus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” bebernya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel Dr Drs H Apriadi Mahmud, M.Si., mengucapkan selamat kepada pengurus JKSN periode 2026-2031 yang baru saja dilantik.
“Semoga amanah yang diberikan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, serta penuh keikhlasan, demi kemajuan organisasi, dan kebaikan umat,” paparnya.(ton)










