27 Bus Disiapkan dalam Program Mudik Gratis 2026

Sekda Sumsel Dr Drs H Edward Candra, MH., (tengah)/sriwijayamedia.com-ton

sriwijayamedia.com- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumsel melaksanakan pelepasan ratusan peserta mudik pada event kegiatan Mudik Gratis Idulfitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi, di halaman Griya Agung Palembang, Selasa (17/3/2026).

Turut hadir didalam kegiatan tersebut dari Pemprov Sumsel yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Dr Drs H Edward Candra, MH., Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Sumsel Ir Basyaruddin Akhmad, M.Sc., Kepala Dishub Sumsel Musni Wijaya, S.Sos., M.Si., Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Setda Provinsi Sumsel Dr Darmayanti, SE., MM., serta undangan lainnya.

Sekda Sumsel Dr Drs H Edward Candra, MH., mengatakan mudik merupakan tradisi yang sangat melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Momentum ini bukan hanya sekadar perjalanan pulang kampung sekaligus enjadi sarana mempererat tali silaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman.

Pemprov Sumsel menyadari bahwa setiap tahun kebutuhan transportasi menjelang hari raya Idulfitri selalu meningkat.

“Dalam rangka bentuk kepedulian Pemprov Sumsel kepada masyarakat, pemerintah hadir melalui program mudik gratis tahun 2026. Program ini memfasilitasi transportasi yang aman, nyaman, dan selamat, sekaligus mengurangi kepadatan arus lalu lintas serta menekan angka kecelakaan dijalan saat arus mudik lebaran,” ujar Sekda.

Menurut Sekda, perjalanan mudik lebaran sering kali menjadi tantangan terutama dengan terjadinya kemacetan akibat lonjakan signifikan dalam mobilitas masyarakat serta biaya yang harus dikeluarkan oleh pemudik.

Oleh karena itu, program mudik gratis ini hadir untuk meringankan beban masyarakat, memberikan kenyamanan, serta memastikan keselamatan para pemudik dalam perjalanan menuju kampung halaman.

“Kami harapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program mudik gratis ini, semoga semua pemudik yang menggunakan angkutan mudik gratis ini dapat sampai ke tujuan dengan selamat, dalam keadaan sehat wal’afiat, serta dapat merayakan hari raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan,” ungkapnya.

Sekda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut berperan aktif dalam menyukseskan program ini, para petugas baik dari Dishub Provinsi Sumsel, perusahaan Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMD/BUMN), perusahaan swasta, dan mitra kerja lainnya.

Dia berpesan kepada seluruh peserta mudik agar selalu menjaga ketertiban selama perjalanan, mengikuti arahan dari petugas, tetap waspada untuk barang bawaan jangan sampai tertinggal, serta menjaga kesehatan sehingga dapat tiba di tujuan dengan selamat.

Sementara Kepala Dishub Provinsi Sumsel Musni Wijaya, S.Sos., M.Si., menambahkan mudik gratis tahun 2026 ini menggunakan bus dari program Pemprov Sumsel, terdiri dari dua rute yakni rute bus dalam provinsi Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), dan rute bus luar provinsi Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Untuk rute AKDP ada 8 yakni Palembang-Pagar Alam-Pendopo, Palembang-Tebing Tinggi-Empat Lawang, Palembang-Prabumulih-Muara Enim-Lahat, Palembang-Musi Banyuasin (Muba)-Lubuk Linggau-Musi Rawas Utara (Muratara), Palembang-Kayu Agung-Belitang-Martapura, dan Palembang-Baturaja-Muara Dua.

Sedangkan rute AKAP ada 8 yakni Palembang-Padang Sidempuan (Medan), Palembang-Terminal Type A Amplas (Kota Medan), Palembang-Bukit Tinggi (Padang), Palembang-Solok-Lubuk Basung (Padang), Palembang-Terminal Type Tirtonadi (Solo), Palembang-Yogyakarta (Terminal Type A Giwangan), Palembang-Bandung (Terminal Type A Leuwipanjang), dan Palembang-Jakarta (Terminal Pulo Gerbang),” ucapnya.

“Dishub Sumsel mengerahkan 27 unit bus untuk program mudik gratis angkutan jalan dalam rangka menyambut idul fitri 1447 H/2026 M. Program ini melayani 8 rute dengan totak kapasitas penumpang mencapai diangka kurang lebih 1.000 penumpang,” paparnya.

Keberangkatan armada mudik ini sendiri dilepas secara resmi melalui prosesi pengibaran bendera start dan diikuti oleh puluhan bis meninggalkan lokasi sesuai dengan rute yang sudah ditetapkan.

“Program ini adalah wujud kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Selain itu, program ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh,” imbuhnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *