Musda ke XII Tahun 2026, Gapensi Sumsel Angkat Tema “Gapensi Berperan Aktif Dalam Membangun Daerah”

BPD Gapensi Sumsel melaksanakan Musda ke XII tahun 2026, dengan tema "Gapensi berperan aktif dalam membangun daerah di bidang jakon", di Ballroom Salatin Hotel Palembang, Jum'at (13/2/2026)/sriwijayamedia.com-ton

Sriwijayamedia.com- Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Sumsel melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke XII tahun 2026, dengan tema “Gapensi berperan aktif dalam membangun daerah di bidang jasa konstruksi”, di Ballroom Salatin Hotel Palembang, Jum’at (13/2/2026).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Disperkim Sumsel Ir H Novian Aswardani, ST., MM., IPM., Asean.Eng., ini turut dihadiri Ketua Umum (Ketum) Gapensi Pusat H Andi Rukman H Karumpa, Ketua BPD Gapensi Sumsel Mayumi Itsuwa, BA., beserta jajaran.

Bacaan Lainnya

Ketua Umum Gapensi Pusat H Andi Rukman H Karumpa menegaskan ananda Ketua BPD Gapensi Sumsel ini memecahkan rekor karena merupakan srikandi pertama yang menjadi Ketum BPD Gapensi termuda.

“Ada tiga ketum termuda yakni Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Sumsel. Ketua BPD Gapensi Sumsel menjadi salah satu srikandi yang duduk sebagai ketum BPD Gapensi Sumsel dua periode,” tuturnya.

Dia meyakini tahun ini dan tahun mendatang akan menjadi tahun kebangkitan bagi para pelaku usaha jasa konstruksi (Jakon).

Menurut dia, banyak alokasi anggaran yang disiapkan dan ini harus dimanfaatkan  pelaku usaha di Sumsel. Seperti koperasi merah putih, membangun MBG, revitalisasi kebijakan kesehatan, perbaikan sekolah, puskesmas, pekerjaan untuk pembangunan kampung nelayan, dan sebagainya.

“Ayo kita jadikan saudara-saudara kita, pelaku-pelaku usaha di Sumsel ini menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai orang luar datang kesini mengambil peluang itu,” terangnya.

Setali tiga uang, Ketua BPD Gapensi Sumsel Mayumi Itsuwa, BA., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah bekerja keras menjaga eksistensi serta marwah organisasi.

“Tema kali ini adalah komitmen moral sekaligus arah strategis organisasi, dan peran kita sebagai pelaku usaha jakon sangat menentukan kualitas pembangunan tersebut. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kompetisi, profesionalisme anggota, mengutamakan kualitas, ketepatan waktu serta keselamatan kerja,” imbuhnya

Sementara itu, Kepala Disperkim Sumsel Ir H Novian Aswardani, ST., MM., IPM., Asean.Eng., menambahkan Pemprov Sumsel mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Gapensi Sumsel atas inisiasi serta komitmennya dalam menyelenggarakan musda sebagai forum evaluasi, konsolidasi dan penentuan arah kebijakan organisasi ke depan.

Diketahui bahwa Pemprov Sumsel telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) No 2/2022 tentang pembinaan, dan pengawasan jakon sebagai landasan dalam penyelenggaraan sub urusan jakon di daerah.

Peraturan ini menaungi dan mengatur 11 unsur masyarakat jakon yang didalamnya, termasuk asosisi badan usaha jasa konstruksi yang salah satunya juga Gapensi Provinsi Sumsel.

“Gapensi merupakan mitra strategis pemerintah daerah (pemda) dalam pembinaan serta pengawasan jakon. Situasi jakon nasional saat ini memang penuh tantangan, tekanan terhadap efisiensi dan kualitas proyek yang semakin meningkat. Sementara keterbatasan anggaran pembangunan menjadi hambatan nyata. Masih terdapat badan usaha jakon yang belum mampu beradaptasi dan transformasi digital dari tranformasi teknologi yang kini menjadi kebutuhan mutlak,” jelasnya.

Selain itu, perubahan regulasi yang dinamis menuntut peningkatan kapasitas organisasi sebagai kemampuan adaptasi yang cepat dari pelaku usaha jakon.

Isu berkelanjutan, keselamatan kerja, dan tanggung jawab lingkungan juga menjadi fokus utama dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *