Gubernur Deru : Keberadaan Rumah Tahfidz di Sumsel Bertumbuh Subur

user
Darfian Mahar Jaya Suprana 27 Agustus 2022, 19:05 WIB
untitled

Sriwijayamedia.com - Sejak digaungkannya Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru pada 2018 silam, keberadaan Rumah Tahfidz sebagai pencetak generasi berakhlak mulia kini semakin tumbuh subur di Sumsel.

Kali kini Gubernur Sumsel H Herman Deru meresmikan Rumah Tahfidz baru di Kelurahan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sabtu (27/8/2022). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta penyerahan proposal dari Ketua Masjid Nurul Iman kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru. 

Kehadiran Rumah Tahfidz Nurul Iman ini diresmikan berbarengan dengan kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Nurul Iman yang mendatangkan KH Ahmad Wafi., LC.MA., (Gus Wafi).

Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya mengatakan semangat membangun masjid dan melakukan syiar Islam adalah hal yang sangat mulia. Namun juga penuh pertanggungjawaban.

"Saya sangat gembira dengan pesatnya pertumbuhan rumah tahfidz di Sumsel. Sejak digaungkan beberapa tahun lalu hingga kini tak kurang ada 4.000 rumah tahfidz yang ada di Sumsel," tuturnya.

Dengan capaian target rumah tahfidz yang melebihi jumlah desa di Sumsel saat ini, Deru pun optimistis program satu desa satu rumah tahfidz ini mampu mewujudkan tekadnya memberantas buta huruf Al Quran di Sumsel.

Dalam kesempatan kunker ke Kabupaten PALI tersebut, Deru juga mengapresiasi sejumlah pembangunan infrastruktur yang dibiayai Pemprov Sumsel, baik di dalam kota maupun 5 Kecamatan penyangga.

Bapak Rumah Tahfidz itu mengungkapkan atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan setinggi- tingginya kepada semua pihak yang memiliki prakarsa dan niat yang tulus untuk mewujudkan Rumah Tahfidz Nurul Iman. 

Deru meyakini nantinya rumah tahfidz ini akan memberikan banyak manfaat semua pihak dalam mencetak penerus bangsa yang dibekali ilmu Agama Islam.

"Pembangunan ini juga diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar-mengajar yang representatif," jelasnya.(ocha)

Kredit

Bagikan