Banjir di Semarang, Perjalanan KA dari Jakarta Terganggu

user
Darfian Mahar Jaya Suprana 01 Januari 2023, 16:28 WIB
untitled

Sriwijayamedia.com - PT Kereta Api (KA) Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya perjalanan kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen akibat adanya banjir di wilayah Semarang, dikarenakan curah hujan yang masih tinggi sejak Sabtu (31/12/2022) hingga hari ini Minggu (1/1/2023).

“Banjir menyebabkan kereta yang menuju Daop 1 Jakarta tertahan atau melintas dengan pembatasan kecepatan tertentu untuk keselamatan dan keamanan perjalanan. Adapun sejumlah KA yang terganggu merupakan KA lintas utara yang akan melalui wilayah Semarang," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangan persnya, Minggu (1/1/2023).

Dia menyebut sejumlah KA keberangkatan Stasiun Gambir dan Pasar Senen yang mengalami keterlambatan dampak banjir di wilayah Semarang pada 1 Januari 2023 yaitu : Keberangkatan Stasiun Gambir yakni KA 7006 Gajayana Tambahan tujuan Malang ; KA 7004 Muria Tambahan tujuan Semarang Tawang ; KA 82 Taksaka tujuan Yogyakarta ; KA 7002 Argo Sindoro tujuan Semarang Tawang dan KA Argo Parahyangan tujuan Bandung

Sementara keberangkatan Stasiun Pasarsenen yakni KA 7032 Kertajaya Tambahan tujuan Surabaya Pasarturi ; KA 162 Tawangjaya Premium tujuan Semarang Tawang ; KA 292 Bengawan tujuan Purwosari ; KA 130 Darmawangsa tujuan Surabaya Pasarturi ; KA 7034 Brantas Tambahan tujuan Blitar ; KA 110 Brantas tujuan Blitar dan KA 256A Kertajaya tujuan Surabaya Pasar Turi

Untuk mengantisipasi kelambatan yang lebih tinggi, masih kata Eva, sejumlah perubahan pola operasi juga dilakukan untuk beberapa KA diantaranya KA Matarmaja, KA Brantas tambahan, KA Brantas, KA Majapahit dan KA Brawijaya dengan berjalan memutar melalui lintas selatan melewati Cirebon, Purwokerto, Kroya, Yogyakarta, Solo, Madiun, Mojokerto, Surabaya Gubeng sehingga tidak melalui lintas utara atau wilayah Semarang.

“Saat ini, KAI terus melakukan upaya untuk perbaikan jalur akibat genangan air tersebut dan mengalihkan aliran air agar tidak menggenangi jalur KA agar jalur KA yang terdampak banjir kembali normal dan perjalanan KA dapat beroperasi dengan lancar," imbuhnya.

Eva menambahkan, pengguna jasa yang tidak dapat menunggu dan memutuskan untuk membatalkan perjalanan atau berganti moda transportasi maka biaya tiket akan dikembalikan 100 persen di loket stasiun.

“Sementara bagi pengguna yang masih menunggu untuk KA yang mengalami keterlambatan diberikan service recovery berupa minuman dan makanan sesuai ketentuan,” jelasnya. (adjie)

Kredit

Bagikan

BERITA TERKAIT