Rapimnas 2022, Ketum AHY Ditetapkan Sebagai Kader Maju Dalam Kontestasi Pilpres 2024

user
Irawansyah Perdana 17 September 2022, 18:11 WIB
untitled

Sriwijayamedia.com - Partai Demokrat menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada Kamis-Jumat, 15-16 September 2022, di JCC, Jakarta.

Rapimnas dihadiri sekitar 3.000 pimpinan Partai Demokrat di tingkat pusat maupun daerah, para kepala daerah, serta para wakil rakyat asal Fraksi Partai Demokrat, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota di Indonesia.

Dalam rapimnas itu, para pimpinan DPD hingga DPC Partai Demokrat di Indonesia satu suara mendukung Ketua Umum (Ketum) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai kontestan pada Pilpres 2024.

34 Ketua DPD Partai Demokrat se-Indonesia satu suara kompak tampil ke depan dan mendukung AHY sebagai satu-satunya kontestan Pilpres 2024 dari Partai Demokrat.

Dukungan ini disuarakan oleh Plt Ketua DPD Kepri dan anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto didampingi para ketua DPD lainnya.

Pada kesempatan itu, Didik Mukrianto menyampaikan, sahabat DPD se-Indonesia ingin menyampaikan aspirasi terkait dengan Rapimnas.

Aspirasi ini kongkrit menginginkan Ketum AHY ditetapkan sebagai satu-satunya kader yang maju kontestasi Pilpres 2024 yang diusung Partai Demokrat.

Sementara itu, Ketum Partai Demokrat AHY menegaskan bahwa Indonesia memang sedang tidak baik-baik saja.

Di hadapan sekitar 3.000-an kader utama Partai Demokrat dari seluruh Indonesia, AHY mengatakan situasi bangsa dan negara saat ini cenderung memburuk.

Ada tiga isu utama dari apa yang disampaikan para kader. Tiga isu itu antara lain ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Kedua, demokrasi dan kebebasan sipil. Ketiga, keadilan dan penegakan hukum.

Karena itu, AHY mengajak segenap peserta Rapimnas 2022 untuk terus menggelorakan semangat perubahan dan perbaikan.

“Demokrat bersama rakyat memperjuangkan perubahan dan perbaikan. Ini narasi kita. Gelorakan semangat ini sampai tahun 2024 mendatang. DPD siap, DPC siap? Siap. Bersama-sama kita bisa,” ajak AHY.

Menurut AHY, keselarasan antara aspirasi dan harapan rakyat dengan gerak langkah Partai Demokrat adalah kunci sehingga berbagai lembaga survei mencatat tren kenaikan elektabilitas Partai Demokrat sepanjang dua tahun terakhir ini.

AHY meminta segenap kader Partai Demokrat jangan sampai mengkhianati kepercayaan rakyat.

Dia melanjutkan situasi bangsa dan negara yang cenderung memburuk juga membuat rakyat mulai membandingkan kehidupan saat ini dengan era pemerintahan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhyono (SBY) pada 2004- 2014.

Menurut AHY, rakyat merindukan kondisi Indonesia ketika SBY menjabat presiden.

“Rakyat juga membandingkan kehidupan mereka dulu dan sekarang. Dulu seperti begitu, tapi sekarang. Intinya apa. Rakyat merindukan sosok SBY dengan kepemimpinan dari Partai Demokrat, ” terang AHY.

AHY menginstruksikan kepada para pimpinan Partai Demokrat yang hadir untuk menjalankan 7K, yaitu kepemimpinan, kerja keras, keberanian, kecepatan, ketegasan, kesetiaan, dan kekompakan.(ilang)

Credits

Bagikan