Cek Genangan Air Arah Bandara, Kabid SDA Dinas PUPR Kota : Tersumbat Gegara Sedimen

user
Darfian Mahar Jaya Suprana 19 Januari 2023, 19:56 WIB
untitled

Sriwijayamedia.com - Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA), Irigasi, dan Banjir Dinas PUPR Kota Palembang Ir R A Marlina Sylvia, mengecek genangan air yang terjadi disejumlah titik di arah Bandara SMB II Palembang, Kamis (19/1/2023).

"Setelah dicek aliran air di jalan itu, ternyata tersumbat gegara sedimentasi sehingga air tidak bisa masuk ke saluran. Itu hanya terjadi dibeberapa titik saja. Ya, seolah kesannya Kota Palembang jadi jelek karena itu," kata Marlina. 

Terkait persoalan itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN), mengingat saluran-saluran jalan ada alokasi pemeliharaan dari pemerintah pusat. Terlebih jalan nasional merupakan kewenangan pusat.

"Jika semuanya harus dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot), tentu saja akan kewalahan," terangnya.

Dia juga meminta peran serta pemerintah pusat, dan Provinsi Sumsel, jangan hanya melakukan pemeliharaan jalan saja, tapi memelihara salurannya juga.   

Pihaknya siap berkolaborasi untuk menuntaskan permasalahan genangan air dengan membersihkan saluran yang didominasi tumpukan kotoran material yang sudah lama terakumulasi sehingga terbentuk sedimentasi.

Begitu pun diarah Hotel Harper, diketahui kondisi salurannya belum bagus. 

Kendatipun pembangunan flyover sedang berjalan, namun pihaknya berharap pembersihan saluran diprioritaskan. 

"Kami minta tolong setiap pembangunan saluran diprioritaskan. Saluran itu adalah utilitas dari semua pembangunan, jalan harus punya saluran, rumah harus punya saluran, bangunan harus punya saluran. Apakah bangunan dulu dibangun, setelah itu baru saluran. Apakah jalan dulu dibangun, setelah itu saluran, mana yang benar," geramnya.

Atas kondisi banjir itu, pihaknya mengklaim Kota Palembang tersudutkan. Saluran jalan yang tidak pernah dibersihkan justru yang ditegur tetap Pemkot Palembang.

"Walaupun itu bukan kewenangan Pemkot Palembang, tetapi tetap saja Wali Kota (Wako) Palembang yang terpanggil oleh masyarakat. Bukan kami tidak mau bekerja," jelasnya.(ton)

Kredit

Bagikan

BERITA TERKAIT