sriwijayamedia.com – Wakil Ketua Komite III sekaligus Anggota DPD RI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Ahmad Syauqi Soeratno, meninjau langsung pelaksanaan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMK Muhammadiyah Prambanan, Jum’at (16/10/2026).
Kunjungan kerja (kunker) ini menjadi bagian dari pengawasan atas pelaksanaan UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) terkait program Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Ahmad Syauqi menegaskan bahwa pembenahan sarana-prasarana merupakan komponen substansial yang tidak terpisahkan dari agenda besar transformasi pendidikan di Indonesia.
Langkah revitalisasi ini juga diproyeksikan untuk masuk ke dalam pembahasan perubahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Sisdiknas.
“Revitalisasi ini tidak bisa dilepaskan dari gagasan besar meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia. Aspek revitalisasi sarana pendidikan menjadi salah satu poin strategis yang harus dikawal,” ujar Syauqi.
Syauqi menjelaskan bahwa pengawasan kali ini membawa dua tujuan penting terkait alokasi program bantuan dari pemerintah.
“Ada dua hal utama yang ingin kita pastikan. Pertama, memastikan bantuan revitalisasi ini berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Kedua, memastikan bahwa apa yang sudah diberikan oleh pemerintah dan masuk ke sekolah nantinya betul-betul dimanfaatkan,” tegas Syauqi.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan lintas sektoral, yaitu Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY diwakili oleh Balai Pendidikan Menengah Sleman, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DIY, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, PCM Prambanan, jajaran tenaga pendidik SMK Muhammadiyah Prambanan, serta perwakilan Zeni TNI.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK Muhammadiyah Prambanan Sigit Rohmadiantoro, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan serta bantuan revitalisasi yang dialokasikan ke sekolahnya.
Menurut dia, bantuan ini sangat berarti dalam mendukung ketersediaan sarana belajar yang representatif bagi para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan bantuan revitalisasi yang diberikan kepada SMK Muhammadiyah Prambanan. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk menghadirkan fasilitas belajar yang lebih representatif bagi siswa-siswi kami,” tutur Sigit.
Usai diskusi, Ahmad Syauqi berkesempatan menilik langsung progres pembangunan sarana dan prasarana di sekolah tersebut.
Peninjauan ini untuk memastikan hasil revitalisasi sesuai spesifikasi dan standar mutu.
Sinergi lintas sektor yang terjalin ini diharapkan tidak hanya mengawal fisik bangunan semata, melainkan mempercepat terwujudnya ekosistem pendidikan yang nyaman bagi proses belajar para siswa. (Adjie)










