sriwijayamedia.com- Astra Motor terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA).
Dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke 56 Astra Motor, Desa Bengkaung yang berada di daerah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menjadi DSA Bengkaung binaan Astra Motor, Jum’at (25/9/2026).
Astra Motor berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah operasional melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR) Astra Motor yaitu DSA yang merupakan program kontribusi sosial berkelanjutan yang berfokus pada pengembangan dan penguatan desa dalam bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.
Dimana ini tersebar di lebih dari 17 Desa di 21 Provinsi Indonesia serta telah menjangkau lebih dari 112.000 penerima manfaat.
Chief Executive Astra Motor Robien Tony mengatakan kehadiran DSA Bengkaung menjadi DSA binaan Astra Motor pertama.
Program DSA ini bagian dari upaya perusahaan dalam membangun kolaborasi jangka panjang bersama masyarakat.
“Bagi Astra Motor, keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai bagaimana Astra Motor dapat terus tumbuh, tetapi juga bagaimana pertumbuhan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Melalui DSA, pihaknya ingin mendorong potensi yang dimiliki masyarakat agar dapat terus berkembang.
Diketahui, Desa Bengkaung memiliki tujuh dusun dengan luas wilayah lebih dari 522 hektar serta dihuni lebih dari 4.103 penduduk yang tergabung dalam sekitar 1.484 kepala keluarga.
Berbagai potensi yang dimiliki desa menjadi dasar pengembangan program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Dia menuturkan program pemberdayaan di Desa Bengkaung telah dimulai sejak tahun sebelumnya melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Madu Trigona.
Tahun ini, Astra Motor memperluas kontribusi ke bidang lingkungan dan pendidikan.
Di bidang lingkungan, Astra Motor mendukung pembangunan pipa sanitasi untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat serta menyediakan fasilitas biopori.
Selain mendukung penyerapan air ke dalam tanah, fasilitas tersebut juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dalam menjaga kondisi lingkungan desa.
Sementara di bidang pendidikan, Astra Motor memberikan dukungan peningkatan fasilitas di TK/PAUD Rinjani, berupa pembangunan tembok keliling sekolah serta penyediaan meja dan kursi untuk mendukung keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
Astra Motor juga menghadirkan area edukasi Safety Riding for Kids yang dirancang untuk mengenalkan pentingnya keselamatan berkendara kepada anak-anak sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan.
“Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan masyarakat. Kami ingin fasilitas yang dibangun tidak hanya mendukung proses belajar, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal budaya keselamatan sejak dini,” papar Robien.
Melalui pengembangan program secara bertahap, mulai dari pemberdayaan ekonomi hingga peningkatan fasilitas lingkungan dan pendidikan, Astra Motor berharap potensi Desa Bengkaung dapat terus berkembang dengan keterlibatan aktif masyarakat.
Selain itu, ia juga berharap seluruh fasilitas yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat Desa Bengkaung.
“Apa yang kita bangun bersama hari ini dapat terus berkembang ke depannya. Terima kasih kepada pemerintah desa, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam perjalanan Desa Sejahtera Astra Bengkaung,” jelas Robien.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Bengkaung Faizul Bayani, M.Pd., menyampaikan bahwa Desa Bengkaung memiliki mimpi untuk bisa menjadi Desa Mandiri.
Dukungan serta kehadiran Astra Motor melalui program DSA selangkah lebih dekat untuk mewujudkan Desa Bengkaung sebagai Desa Mandiri.
“Kami sangat berterima kasih untuk Astra Motor atas peresmian DSA Bengkaung. Kehadiran Astra Motor di Desa Bengkaung ini seperti bulan jatuh ke dalam pangkuan, membantu Desa Bengkaung untuk bisa lebih maju menjadi desa Mandiri,” jelas Faizul.(ton)










