sriwijayamedia.com- Pengurus Daerah (PD) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumsel masa bakti XXIII Tahun 2024-2029 resmi dikukuhkan.
Pengukuhan Ketua PGRI Sumsel Drs H Riza Fahlevi, MM., beserta jajaran pengurus dilakukan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PB PGRI Dr Drs H Teguh Sumarno, MM., disaksikan Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum Setda Sumsel Ir Pandji Tjahjanto, S.Hut., M.Si., unsur Forkopimda Sumsel, para guru dan lainnya, di SMK Negeri 6 Palembang, Kamis (18/6/2026).
Ketum PB PGRI Dr Drs H Teguh Sumarno, MM., berharap berbagai polemik yang selama ini berkembang dan kerap disebut sebagai dualisme kepengurusan PGRI dapat segera berakhir.
“Dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat, ormas, tokoh pendidikan, serta para pemangku kepentingan menjadi simbol kuatnya dukungan terhadap PGRI. Kami berharap apa yang selama ini dianggap sebagai dualisme dapat segera berakhir. Kebersamaan yang terlihat hari ini menjadi pertanda baik untuk memperkuat persatuan dan semangat organisasi,” tuturnya.
Dia juga mengapresiasi kehadiran insan pers yang turut meliput kegiatan tersebut.
Ia berharap media dapat menyampaikan informasi yang objektif dan berimbang kepada masyarakat sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah para guru maupun publik.
PB PGRI tetap menghormati setiap proses hukum yang masih berlangsung dan akan mengikuti seluruh mekanisme yang berlaku hingga terdapat keputusan yang berkekuatan hukum tetap.
“Kami menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan akan mengikuti mekanisme yang berlaku. Namun kami tetap optimistis bahwa kebenaran dan niat baik yang diperjuangkan akan mendapatkan hasil terbaik,” terangnya.
Dia menegaskan bahwa perjuangan PGRI tidak semata-mata berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan guru, tetapi juga menyangkut upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Menurut dia, Indonesia tidak akan maju tanpa pendidikan yang berkualitas dan pendidik yang berintegritas. Karena itu, PGRI akan terus berupaya mengangkat derajat guru sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Dia pun mengajak seluruh anggota PGRI, masyarakat, dan insan pers untuk terus memberikan dukungan agar organisasi dapat menjalankan perannya secara maksimal dalam membangun dunia pendidikan Indonesia.
Sementara Ketua PD PGRI Sumsel Drs H Riza Fahlevi, MM., menambahkan pihaknya memberikan apresiasi kepada pihak yang menyebut kepengurusannya sebagai “BEGAL”.
“Tentunya kami apresiasi. Makna BEGAL disini yakni B ialah Berdedikasi, E ialah Etika, G ialah Gerak cepat selamatkan organisasi, A ialah Aksi nyata memperjuangkan teman-teman guru untuk meningkatkan kualitas dan L ialah Loyalitas terhadap hukum negara,” akunya.
Dia mengucapkan terima kasih kepada Ketum PB PGRI atas kepercayaan yang diberikan.
Dia berharap semoga kepengurusan yang baru dilantik ini akan membawa perubahan yang cukup signifikan untuk PGRI Provinsi Sumsel.(ton)










