Sriwijayamedia.com – Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengungkapkan ajang DPD RI Award merupakan sarana untuk menemukan dan mengapresiasi tokoh-tokoh yang berdedikasi.
“Melalui DPD Award 2025 ini, kami ingin menemukan lokal hero dan lokal champion di berbagai bidang,” kata Sultan, dalam keterangan pernya, Minggu (2/11/2025).
DPD RI Award 2025 yang dilaksanakan pada Selasa (28/10/2025) lalu, telah mengundang magnet bagi tokoh-tokoh inspiratif yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Salah satu kategori penghargaan yaitu Kebudayaan dan Pariwisata.
Sugeng Handoko menjadi penerima penghargaan dalam kategori Kebudayaan dan Pariwisata.
Ia merupakan penggerak wisata Desa Nglanggeran terletak di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, D.I.Yogyakarta.
Sugeng mengaku terkejut sekaligus bersyukur atas apresiasi yang diberikan oleh lembaga DPD RI.
“Kesan pertama kaget karena tidak menyangka dan tentunya sangat bersyukur atas penghargaan yang telah diberikan kepada saya,” paparnya.
Mahasiswa Magister Pariwisata Berkelanjutan Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran ini merupakan pelopor pemuda pariwisata Desa Nglanggeran.
Ia juga sosok inspiratif yang telah menorehkan berbagai prestasi dan penghargaan bergengsi atas dedikasinya dalam bidang pariwisata, budaya, dan kemanusiaan.
“Penghargaan ini menjadi pelecut semangatnya saya untuk terus berkarya. Semoga ini menjadi motivasi bagi saya untuk bisa terus berkarya bersama masyarakat, berupaya memberikan manfaat untuk masyarakat dan lingkungan,” ungkap Sugeng.
Mengenai peran DPD RI dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, Sugeng mengakui bahwa perhatiannya terhadap lembaga tersebut menjadi intensif setelah menerima kabar DPD Award.
“Jujur awalnya tidak terlalu mengikuti kegiatan DPD RI. Baru intens mengikuti media sosial dan membaca website-nya juga saat diinfo dan dikontak oleh Mbak Yashinta dan tim terkait DPD Award 2025,” jelasnya.
Sugeng menilai DPD RI telah banyak melakukan kegiatan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat khususnya di daerah.
“DPD RI telah banyak memperjuangkan aspirasi daerah baik yang sifatnya menyelesaikan permasalahan maupun memberikan perhatian untuk optimasi potensi daerah,” ulas Sugeng.
Sugeng juga menyampaikan pesan yang kuat terkait masa depan bangsa. Dirinya secara khusus menyoroti peran vital generasi muda serta pentingnya menjaga kebudayaan dan pariwisata sebagai identitas fundamental Indonesia.
“Pemuda harus mengambil peran aktif untuk menjaga, mempertahankan, dan menjamin keberlanjutan bangsa Indonesia. Peran ini bisa dimulai melalui kegiatan positif yang berdampak, baik dari lingkungan terdekat, level desa, hingga di level nasional,” tegasnya.
Sugeng melanjutkan, kebudayaan dan pariwisata adalah identitas sekaligus keunggulan komparatif bangsa Indonesia dibandingkan negara lain.
“Oleh karena itu, sektor ini harus kita jaga dan lestarikan untuk memunculkan rasa bangga, menumbuhkan cinta tanah air, dan pada akhirnya meningkatkan rasa nasionalisme kita bersama,” jelas Sugeng. (Adjie)









