Palembang, Sriwijaya Media – Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sumsel Rosidin Hasan menghadiri kegiatan pembukaan Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Syariah (SNEBS), Kamis (4/11/2021).
Kegiatan ini mengambil tema “Akselarasi halal value chain untuk kemajuan bisnis Syariah di Indonesia”.
Dikatakan Rosidin, pihaknya mengapresiasi karena ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa dilakukan Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah II.
“Berbicara tentang ekonomi syariah ditengah-tengah masyarakat yang memang butuh format ekonomi seperti apa yang bisa dijadikan pilihan. Dengan hadirnya seminar ini menjadi penting, dan saya kira bagi mahasiswa, dosen, masyarakat, khususnya masyarakat yang punya kecenderungan dalam bidang ekonomi Syariah,” ujarnya.
Dia melanjutkan, Gubernur Sumsel H Herman menaruh perhatian luar biasa terhadap seminar ini, dan tentunya bukan hanya dalam catatan-catatan buku, dalam diskusi, tetapi bisa dijadikan implementatif sehingga bisa berjalan ditengah-tengah masyarakat.
Untuk perekonomian ekonomi Syariah di Sumsel, pihaknya menilai sudah mulai bagus.
“Disamping sebagai Direktur Utama di perbankan, Achmad Syamsuddin juga sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah yang berkomitmen untuk mengembangkan Ekonomi Syariah lebih sempurna lagi di Sumsel,” ungkapnya.
Hingga saat ini, lanjut dia, dukungan Pemprov Sumsel kepada ekonomi Syariah sudah berjalan, dan tinggal bagaimana para pelaku mengimplementasikannya.
Ketika pelakunya memilih ekonomi Syariah kenapa tidak, tinggal tergantung masyarakat.
“Harapannya kepada masyarakat Sumsel dapat melakukan kegiatan-kegiatan perekonomian dengan konsep ekonomi Syariah,” terangnya.
Sementara itu, Rektor UMP Dr Abid Zazuli menambahkan acara ini sebetulnya digagas oleh L2Dikti Wilayah II, dan UMP ditunjuk sebagai penyelenggara.
“Saat ini kita sedang menggiatkan ekonomi Syariah. Makanya diambil judul SNEBS dan untuk pematerinya berasal dari 5 Perguruan Tinggi (PT),” bebernya.
Bagi PT, kegiatan seperti ini sangat ditunggu. Apalagi banyak hal yang diangkat, seperti karya-karya dosen.
“Kegiatan ini pasti dicari dan dimanfaatkan oleh dosen. Secara kelembagaan, memang kita mensyiarkan serta mempublikasikan UMP ini dengan cara seperti ini. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan L2Dikti wilayah II,” jelasnya.(ton)









