Sriwijayamedia.com- Sebagai bagian dari prosedur kelayakan dan keamanan penggunaan senpi dinas, Polres Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar ujian menembak bagi personel yang akan menjadi calon pengguna senjata api (senpi) organik Polri.
Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan tembak Mapolres Muratara, pada Senin (9/2/2026),
Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama, SH, S.IK., MH., melalui Wakapolres Muratara Kompol Yulfikri, SH., menjelaskan bahwa ujian ini merupakan tahapan penting dalam memastikan bahwa anggota yang akan diberikan tanggung jawab membawa senpi dinas memiliki kemampuan teknis serta disiplin tinggi dalam penggunaannya.
“Senpi adalah alat pendukung tugas yang harus digunakan secara profesional dan bertanggung jawab. Karena itu, sebelum diberikan izin penggunaan, setiap personel wajib melewati serangkaian tes, termasuk ujian menembak ini,” ujar Wakapolres.
Kegiatan ujian menembak ini diikuti oleh puluhan personel dari berbagai satuan fungsi.
Para peserta menjalani tes tertulis sebelum uji menembak dilapangan dan juga serangkaian penilaian, mulai dari teknik membidik, ketepatan tembakan, hingga sikap dan prosedur keamanan dalam penggunaan senpi.
Ujian dilaksanakan dengan pengawasan ketat instruktur dari Satbrimobda Sumsel, guna memastikan standar operasional prosedur (SOP) di lapangan tetap dijalankan secara disiplin.
Pada ujian menembak ini tampak Kasat Reskrim Polres Muratara Iptu Nasirin, SH., MH., dan Kanit Binpolmas Sat Binmas Polres Muratara Ipda Muhammad Aliudin, SH., ikut fokus ujian menembak
Menurut Kasi Propam Polres Muratara AKP Fauzi, SH., kegiatan ini juga menjadi bagian dari evaluasi berkala terhadap pemegang senpi aktif, agar selalu menjaga kompetensi dan integritas dalam bertugas.
“Kami tidak hanya melihat kemampuan teknis, tetapi juga psikologis dan riwayat disiplin anggota. Senpi bukan hak, melainkan fasilitas yang harus digunakan secara bijak,” ungkapnya.
Polres Muratara berharap seluruh personel yang lulus nantinya dapat menjalankan tugas di lapangan secara lebih profesional, serta tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengamanan maksimal tambah Kasat Reskrim Iptu Nasirin, SH., MH.(M Rifa’i)









