Sriwijayamedia.com- Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut tenaga pendidik untuk terus beradaptasi. Tidak hanya dalam metode pembelajaran tetapi juga dalam membangun citra profesional di ruang digital.
Menjawab tantangan tersebut, Dosen bersama mahasiswa Politeknik LP3I Jakarta menggelar Workshop Pembuatan Portofolio Online menggunakan WordPress yang ditujukan khusus bagi tenaga pendidik.
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan pusat pelaksanaan bertempat di Politeknik LP3I Jakarta Kampus Depok dan diikuti oleh 25 orang tenaga pendidik dari berbagai latar belakang.
Workshop ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam membangun portofolio digital yang profesional, informatif, dan mudah diakses.
Di era digital saat ini, portofolio online bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan telah menjadi kebutuhan penting bagi tenaga pendidik untuk menampilkan kompetensi, pengalaman, karya, serta aktivitas profesional secara terstruktur dan kredibel.
Diketahui, kegiatan workshop dibuka dengan pemaparan mengenai pentingnya personal branding bagi tenaga pendidik di era transformasi digital.
Peserta diajak untuk memahami bahwa portofolio online dapat menjadi sarana strategis dalam memperluas jejaring profesional, mendukung pengembangan karier, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kompetensi yang dimiliki.
Melalui platform WordPress yang mudah digunakan dan fleksibel, peserta diarahkan untuk mampu membuat website portofolio secara mandiri tanpa harus memiliki latar belakang teknis yang mendalam.
Dalam sesi praktik, peserta dibimbing secara bertahap mulai dari pengenalan WordPress, pemilihan tema yang sesuai dengan karakter tenaga pendidik, pengaturan struktur halaman, hingga pengisian konten seperti profil profesional, riwayat pendidikan, pengalaman mengajar, sertifikasi, dan dokumentasi kegiatan.
Pendekatan yang digunakan dalam workshop ini bersifat interaktif, sehingga peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi langsung mempraktikkan pembuatan portofolio online secara real time.
Keberhasilan pelaksanaan workshop ini tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya disampaikan kepada Bapak Farizal Marzuki, S.Sos., M.A, yang telah memberikan izin serta dukungan penuh sehingga kegiatan workshop ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar.
Dukungan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen dalam mendorong peningkatan literasi digital dan kompetensi tenaga pendidik.
Workshop ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi positif antara dosen dan mahasiswa dalam kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Ketua Program Studi Manajemen Informatika PLJ Nasril, S.Kom., MM., berkolaborasi langsung dengan mahasiswa Muhammad Naufal A., Erik Andika Bagaskara, dan Muhamad Farid yang berperan aktif sebagai pendamping dan fasilitator teknis bagi para peserta.
“Peran mahasiswa tidak hanya membantu dari sisi teknis, tetapi juga memberikan pendampingan secara komunikatif dan solutif sehingga peserta merasa lebih nyaman dan terbantu selama proses workshop,” kata Nasril, Rabu (21/1/2026).
Menurut dia, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengasah kemampuan komunikasi, kerja tim, serta penerapan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan.
Dia melanjutkan kolaborasi ini sekaligus mencerminkan semangat Politeknik LP3I Jakarta dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap terjun dan berkontribusi langsung di masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama sesi berlangsung, mulai dari diskusi, tanya jawab, hingga praktik langsung. Banyak peserta menyampaikan bahwa workshop ini memberikan wawasan baru dan keterampilan yang sangat relevan dengan kebutuhan tenaga pendidik saat ini.
Portofolio online dinilai mampu membantu mereka menampilkan profil profesional secara lebih modern dan mudah diakses, baik oleh institusi pendidikan, mitra kerja, maupun masyarakat luas.
Melalui workshop ini, Politeknik LP3I Jakarta Kampus Depok kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi para tenaga pendidik untuk terus mengembangkan kompetensi digital serta memanfaatkan teknologi secara optimal dalam menunjang profesionalisme dan kualitas pendidikan.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas, materi yang semakin mendalam, serta kolaborasi yang semakin kuat antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat.
Dengan semangat Go Digital, tenaga pendidik diharapkan mampu beradaptasi, berinovasi, dan terus berkembang di tengah dinamika dunia pendidikan yang semakin digital.(irawan)









