Oleh :
Saiful Chaniago, Ketum Pasukan Prabowo (PASPROBO)
Sebagai manusia yang meyakini kekuasaan Allah SWT, maka kami senantiasa mendoakan seluruh rakyat Indonesia agar selalu mendapatkan petunjuk dan perlindungan dari Allah SWT, demi kebaikan dan kemajuan bangsa dan negara Indonesia kedepannya.
Terkhususnya, kepada saudara-saudari kami di Sumatera dan Aceh yang sedang diperhadapkan pada situasi akibat terdampak bencana alam banjir bandang, kami pun menyampaikan turut berduka mendalam dan do’a terbaik agar semuanya senantiasa mendapatkan perlindungan-Nya Allah SWT.
Tentunya, semua manusia tidak terlepas dari masalah ‘sebagai bentuk keniscayaan ujian-Nya Allah SWT terhadap seluruh makhlukNya, maka sejatinya bencana alam banjir bandang yang terjadi di Sumatera dan Aceh merupakan bentuk ujian-Nya Allah SWT agar kemudian menjadi pelajaran berharga kepada siapapun manusia yang cenderung lalai dalam menjalankan kewajibannya di bumi, terkhususnya berkaitan dengan kewajiban pemeliharaan alam.
Pemeliharaan alam merupakan suatu kewajiban yang telah ditegaskan dalam semua perspektif kehidupan pafa semua wilayah kekuasaan kontemporer, termasuk Indonesia. Baik dalam perspektif konstitusionaltas suatu kekuasaan negara, maupun pada perspektif spiritualitas, apapun agamanya.
Maka, sejatinya pemeliharaan alam sebagai keutamaan yang wajib ditunaikan dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya oleh semua manusia demi kepentingan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, selain pemeliharaan alam juga merupakan perintah-Nya Allah SWT kepada seluruh ummat manusia yang termaktub dalam Al-Quran “dan Janganlah Kamu Membuat Kerusakan di Bumi”.
Maka sebagai warga negara Indonesia yang berketuhanan kepada Allah SWT, tentunya kita semua berkewajiban memelihara alam Indonesia.
Dalam situasi berduka mendalam atas kerusakan alam dan berdampak terhadap meninggalnya ribuan orang di Sumatera dan Aceh, maka tentunya tragedi itu harus menjadi perhatian serius segenap bangsa Indonesia dan menjadi fokus tanggungjawab penyelenggara pemerintahan Indonesia dari pusat hingga daerah, agar selalu memastikan optimalisasi ikhtiar guna mewujudkan pemeliharaan alam dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya demi kepentingan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, agar kedepannya rakyat Indonesia terlepas dari masalah serius akibat terdampak kerusakan alam.
Alhamdulillah, Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah melaksanakan kewajibannya secara terukur konstitusionaltas bernegara guna memastikan pemulihan wilayah terdampak banjir Bandang pada Sumatera dan Aceh, dengan menggerakkan semua potensi penyelenggara pemerintahan Indonesia secara nasional.
Baik dalam bentuk anggaran yang berjumlah ratusan miliar dan dalam bentuk sumber daya manusia dari semua kelembagaan negara, guna bergotong-royong dalam menguatkan optimalisasi pemulihan insfrastruktur wilayah Aceh dan Sumatera.
Maka sebagai keluarga besar Aceh dan Sumatera, tentunya kami sangat bersyukur kepada Allah SWT dan berterimakasih kepada pemimpin berhati mulia Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang telah memberikan perhatian serius dan sungguh-sungguh kepada Aceh dan Sumatera.
Tawakallah Presiden Prabowo
Tawakallah adalah sikap berserah diri kepada Allah swt sebagai penguasa tunggal langit dan bumi. Maka siapapun manusia beriman, sikap tawakallah merupakan bentuk keniscayaan yang wajib ditunaikan dengan selalu memastikan kerja keras yang bertumpu pada nilai kebaikan yang diridhoi Allah SWT.
Presiden Indonesia Prabowo Subianto merupakan pemimpin Indonesia yang konsisten dan konsekwen dalam menjalankan semua bentuk kebaikan yang termaktub dalam kitab undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945 dan kitab suci Al-Qur’an, tentu ketegasan kesimpulan kami itu berdasarkan semua pernyataan, sikap dan tindakan Presiden Prabowo sejak dilantik hingga saat ini di akhir tahun 2025 menuju awal tahun 2026.
Tentunya, pernyataan presiden Prabowo belakangan ini tentang optimistis Indonesia akan semakin baik dan maju di tahun 2026 merupakan ketegasan berdasarkan nilai-nilai kebenaran yang tercatat dalam UUD negara Republik Indonesia dan Al-Qur’an.
Karena atas rahmat dan pertolongan Allah SWT, maka Indonesia bisa mendapatkan kemerdekaannya sampai dengan saat ini, dengan demikian optimistis Presiden Prabowo yang telah ditegaskan pada pernyataan resminya merupakan bentuk tawakallah yang harus didukung oleh seluruh rakyat Indonesia.
Tentunya tanpa optimistis, maka siapapun pasti akan mundur kebelakang, maka optimistis sejatinya sebagai suatu kewajiban terhadap kepastian kemajuan siapapun, termasuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia kedepannya. Selamat menyambut 2026 dengan do’a









