Raih Prestasi, FKTP dr Wahab Abadi Terbaik Peringkat III se Kabupaten OI

FKTP dr Wahab Abadi meraih prestasi Peringkat III se OI dalam rangka Monev Kepatuhan dan SIPP Triwulan I/2023 FKTP se Kabupaten OI, Minggu (3/9/2023)/sriwijayamedia.com-ocha

Sriwijayamedia.com- Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dr Wahab Abadi meraih prestasi Peringkat III se Kabupaten Ogan Ilir (OI) dalam rangka monitoring evaluasi (Monev) Kepatuhan dan Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP) Triwulan I/2023 FKTP se Kabupaten OI, Minggu (3/9/2023).

Dr Wahab sebagai penanggungjawab FKTP tersebut mengungkapkan sangat rasa bersyukur dengan pencapaian terbaik peringkat III yang didapatkan dan iru merupakan hasil kerjacsama yang solid antara tim FKTP dr Wahab Abadi, baik dokter, perawat serta peserta pasien FKTP dr Wahab Abadi.

“Monev kepatuhan dan SIPP triwulan I/2023 merupakan suatu kegiatan evaluasi yang penting, terutama untuk FKTP. Tujuannya untuk meningkatkan mutu layanan dari FKTP itu sendiri,” terangnya.

Dia menyebut ada beberapa yang menjadi indikator penilaian dilakukan BPJS Kesehatan Cabang OI, diantaranya memastikan tidak adanya iuran biaya tambahan yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan kepada peserta program JKN.

Fasilitas kesehatan tidak boleh memberikan atau menagihkan biaya tambahan kepada peserta program JKN yang berobat di fasilitas kesehatannya, karena seluruh biaya pengobatan tersebut sudah dijamin oleh BPJS Kesehatan.

dr Wahab menjelaskan bahwa indikator lainnya yang menjadi penilaian kepatuhan fasilitas kesehatan yakni memanfaatkan sistem antrian online yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan dalam rangka memperlancar pelayanan administrasi dan kesehatan di FKTP tersebut.

Selain itu, telah terpenuhi oleh FKTP yakni Program Rujuk Balik (PRB) yang merupakan program dari BPJS Kesehatan bertujuan menjamin kebutuhan obat bagi peserta yang memiliki penyakit kronis, namun dalam keadaan stabil dan tanpa komplikasi.

“Dari kegiatan itu ditemukan beberapa indikator kepatuhan yang belum memenuhi capaian indikator kepatuhan seperti pencapaian Kesan Pesan Peserta Setelah Layanan (KESSAN) serta Telekonsultasi (Kontak Tidak Langsung) yang dinilai masih sangat rendah,” akunya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang OI Apt Jerry, S.Farm., menambahkan upaya tersebut perlu dilakukan untuk melihat pencapaian kepatuhan dari setiap faskes guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Kegiatan ini rutin terus kita lakukan dengan FKTP yang sudah rekanan dengan BPJS Kesehatan di OI. Poin utama dalam kegiatan ini yakni kita akan melakukan evaluasi terkait dengan pencapaian kepatuhan FKTP terhadap ketentuan kerja sama yang telah kita setujui dan jalani selama ini,” papar Jerry.

Selain meningkatkan mutu layanan dari FKTP, tujuan dari pengukuran kepatuhan fasilitas kesehatan ini yakni melakukan monev terkait sejauh mana fasilitas kesehatan tersebut sudah melakukan tanggung jawabnya serta dapat menjadi dasar pertimbangan BPJS Kesehatan dalam melakukan penetapan kelanjutan kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan fasilitas kesehatan tersebut.

Jerry melanjutkan BPJS Kesehatan Cabang OI sangat mengapresiasi terhadap pencapaian yang telah berhasil dipenuhi oleh rekan-rekan FKTP dan berharap bahwa mereka dapat terus mempertahankan serta mengembangkan pencapaian tersebut.

Jerry berharap rekan FKTP dapat terus mempertahankan serta mengembangkan pencapaian tersebut.

“Kedepan FKTP dr Wahab Abadi bisa mulai melakukan pendekatan ke pasien untuk memberikan informasi hingga menyiapkan sarana prasarana. Kami ingin peserta yang berkunjung dapat merasakan pelayanan yang mudah, cepat dan setara,” paparnya.(ocha)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *