Apel Siaga Perubahan Partai NasDem Semarak, Ini Pidato Politik Surya Paloh

Ratusan ribu simpatisan dan kader Partai NasDem mengikuti Apel Siaga Perubahan Partai NasDem, di Stadion Utama GBK, Senayan Jakarta Pusat, Minggu (15/7/2023)/sriwijayamedia.com-santi

Sriwijayamedia.com – Ratusan ribu simpatisan dan kader Partai Nasional Demokrat (NasDem) mengikuti Apel Siaga Perubahan Partai NasDem, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta Pusat, Minggu (15/7/2023).

Acara yang dihadiri oleh perwakilan kader NasDem dari 38 provinsi di Indonesia ini rupanya berbarengan dengan peringatan ulang tahun ke-72 Ketua Umum (Ketum) sekaligus pendiri Partai NasDem Surya Paloh.

Bacaan Lainnya

Maka ucapan selamat ulang tahun pun mengalir untuknya dari para tamu undangan, khususnya Bakal Calon Presiden (bacapres) Anies Rasyid Baswedan disela-sela pidato kebangsaannya.

“Saya ucapkan selamat ulang tahun kepada Bapak Surya Paloh,” ujar Anies seraya melanjutkannya dengan rangkaian doa dan harapan untuk kesehatan dan kesuksesan bagi Surya Paloh dimasa depan.

Anies juga menegaskan bahwa semua warga negara Indonesia menginginkan kesejahteraan yang setara dan berkeadilan.

Karena itu pula, ia mengingatkan bahwa dengan berkumpulnya para simoatisan dan kader NasDem di GBK juga untuk menegakan restorasi dan mengingatkan langkah perjuangan yang sangat besar yang sedang diupayakan melalui pilpres nantinya.

“Gagasan dan konsep yang berkali-kali kita sampaikan harua diiringi dengan tawakal, berserah diri kepada yang kuasa bahwa kita sebagai manusia biasa memohon kemudahan kepada Allah SWT. Berkumpulnya ratusan ribu disini dengan semangat untuk memperjuangkan keadilan,” terang Anies.

Sementara itu, Ketum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan kecintaan seluruh rakyat Indonesia terhadap negeri ini serta kebanggaan akan pemikiran para pendiri bangsa terhadap keberagaman dan Pancasila.

Namun yang menjadi pertanyaan baginya adalah mengapa menjelang usia kemerdekaan RI ke-78, Indonesia belum juga menjadi negara maju (super power).

“Pemikiran akan negara dengan kemajuan seperti yang dikatakan Presiden Jokowi yakni revolusi mental. Pada Pemilu 2014 kita dukung Pak Jokowi untuk menjadi Presiden. Karena kita punya kesamaan konsep pemikiran dan mendukungnya. Progres yang kita harapkan akan jauh lebih hebat. Tapi sayang seribu kali sayang, harapan belum menjadi kenyataan menjelang 78 tahun kemerdekaan bangsa,” sesal Surya Paloh.

Meski ia mengakui Indonesia mengalami berbagai kemajuan dalam berbagai aspek, tapi yang ada saat ini, Indonesia yang selama ini dikenal sebagai bangsa yang selalu penuh kebersamaan berubah menjadi individual dan transaksional.

Karena itu, musuh bersama bangsa ini adalah kebodohan dan ketidakadilan.

“Kita sayang pada negeri ini dan pemimpin negeri ini. Tapi bisa saja niat baik akan diartikan dengan kesalahan pahaman. Kenapa kita memilih Anies Baswedan karena dia berpikiran pluralisme dan moderat,” ungkap Surya Paloh dalam pidato kebangsaan yang disampaikannya.

Pada perhelatan apel akbar ini, Ketua Panitia Ahmad Ali menegaskan pelaksanaan apel akbar ini bertujuan untuk menguatkan konsolidasi dukungan pencapresan Anies Baswesan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan parpol-parpol pendukung Pemilu 2024.

“Tentunya untuk menentukan Anies Baswesan sebagai capres bukanlah hal yang mudah bagi NasDem. Bagi Nasdem ini adalah perubahan dan kewajiban kita untuk menghadirkan pemimpin yang Insa Allah bisa membawa perubahan bagi bangsa ini,” tutunya.

Acara Apel Siaga Perubahan Partai NasDem dihadiri oleh para pimpinan partai politik pendukung Anies dalam pilpres 2024, antara lain Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali , Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni , Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu. (santi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *