Sriwijayamedia.com – Upaya Kodim 0610/Sumedang dalam rangka mendukung konservasi lahan terbuka hijau, salah satunya dengan melakukan penanaman jagung hibrida di area greenbelt bendungan Jatigede.
Hal tersebut dikatakan Dandim 0610/Smd Letkol Inf Hendrix Fahlevi Rangkuti pada acara tanam perdana di area Greenbelt Bendungan Jatigede, Kamis (9/2/2023).
Dikatakan Dandim, penanaman jagung di area greenbelt bendungan Jatigede merupakan hasil kerjasama BBWS Cimanuk Cisanggarung dengan Kodim 0619/Smd dengan luas tanah sekitar satu hektar.
“Ya, hari ini kita tanami seluas satu hektar, dilakukan tanpa mengganggu fungsi utama bendungan sebagai tampungan air. Kedepannya akan kita perluas lagi sesuai hasil koordinasi dengan pihak BWWS,” ujarnya.
Selain berfungsi untuk penataan lingkungan di sekitar bendungan, greenbelt juga bermanfaat untuk menciptakan ruang terbuka hijau (RTH).
Sebagai bendungan kedua terbesar, masih kata dia, Jatigede juga memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan bendungan lainnya.
Selain pemandangannya yang indah menyerupai raja ampat, terdapat juga masjid megah Al Kamil yang menarik dan ramai dikunjungi saat liburan.
“Oleh karenanya, jika ekosistem bendungan yang dibangun indah dan asri tentunya akan meningkatkan estetika serta memunculkan karakteristik tersendiri,” tambahnya.
Menurut Dandim disamping menunjang program TNI AD yaitu ketahan pangan, kegiatan pembukaan lahan baru dan penanaman jagung tersebut juga diharapkan memberikan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Dandim berharap nantinya ada nilai ekonomis bagi warga. Dengan hasil panen, tentu taraf hidup warga sekitar akan meningkat.
“Semoga gerakan ini menjadi pemicu bagi instansi lainnya untuk bersama sama menciptakan lingkungan Jatigede menjadi bermanfaat dan bernilai ekonomis, yang pada akhirnya untuk kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Jatigede,” jelasnya.(Santi)









