BTN Langsungkan Akad Massal Serentak KPR Subsidi

  • Whatsapp
Bank BTN yang merupakan bank dibawah naungan dari Badan Usaha Milik Negera (BUMN) melaksanakan acara akad massal serentak Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi, Sabtu (25/6/2022)/sriwijayamedia.com-ton

Palembang, Sriwijaya Media – Bank BTN yang merupakan bank dibawah naungan dari Badan Usaha Milik Negera (BUMN) melaksanakan acara akad massal serentak Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi, Sabtu (25/6/2022).

Kegiatan yang mengambil tema “BTN One Stop Housing Solution” ini dihadiri Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Republik Indonesia Dr Ir Herry Trisaputra Zuna, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumsel Ir Basyaruddin Akhmad, Direktur Consumer PT Bank BTN Hirwandi Gafar, Direktur PT RID’S Jaya Bersama Subur Paralion.

Direktur PT RID Jaya Bersama Subur Paralion mengatakan total perencanaan perumahan FLPP dibangun sekitar 793 unit.

Saat ini, progresnya baru capai 50 persen dengan type 36. Sedangkan untuk harga sesuai dengan kebijakan pemerintah sebesar Rp150.000.000.

“Adapun spesifikasi rumah menggunakan batako dan bata, type 36 dengan rata-rata luas 78 yakni 6x13m. Disini kita menjual konsep secara kawasan, dengan penunjang sarana prasarana, dan fasilitas umum lainnya,” terangnya.

Dia optimistis penjualan rumah subsidi ini akan berjalan lancar pasca meredanya pandemi Covid-19.

Sementara itu, Kepala Disperkim Sumsel Ir Basyaruddin Akhmad menambahkan akad massal serentak KPR bersubsidi serta program grebek pasar ini merupakan kerjasama BTN dan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia.

KPR bersubsidi merupakan program kerjasama antara BTN dengan Kementerian PUPR. Dimana calon konsumen diberikan subsidi uang muka.

“Kami berharap semoga kerjasama yang telah dilaksanakan ini akan terus  dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan rumah layak bagi masyarakat. Perumahan dan Kawasan Permukiman mempunyai peran penting dalam pembangunan di Sumsel,” ungkapnya.

Dia memproyeksi industri perumahan atau properti mulai membaik pada tahun 2022 ini sehingga diyakini dapat menjadi penyokong pertumbuhan perekonomian Sumsel.

“Sektor perumahan merupakan sektor yang tumbuh positif pada triwulan 1/2021 sebesar 3,74 persen, dan sektor konstruksi pada triwulan II/2021 tumbuh sebesar 0,71 persen. Tumbuhnya sektor real estate dan konstruksi didorong oleh beberapa aspek antara lain realisasi belanja modal pemprov Sumsel, untuk konstruksi mengalami kenaikan sebesar hampir 75 persen,” jelasnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *